Air Terjun Nungnung menawarkan daya tarik utama berupa kucuran air setinggi 50 meter di tengah rimbunnya hutan tropis. Debit air yang jatuh ke kolam di bawahnya sangat deras, menciptakan uap air yang membasahi area sekitarnya.
Suasana di dasar air terjun terasa sejuk dan alami karena dikelilingi tebing tinggi yang dipenuhi tanaman hijau. Air Terjun Nungnung berlokasi di Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Badung, Bali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk menikmati pemandangan ini, pengunjung harus menuruni sekitar 500 anak tangga beton yang cukup curam. Beberapa bagian tangga terasa licin karena lembab sehingga pengunjung harus berjalan hati-hati sembari berpegangan pada pagar besi.
Meski menguras tenaga, jalur ini sudah tertata rapi dengan beberapa titik peristirahatan sebelum sampai di titik utama air terjun. Lelah terbayar tuntas saat menyaksikan megahnya air terjun yang membentang secara vertikal.
Turis mancanegara maupun domestik cukup ramai berkunjung ke Air Terjun Nungnung pada Minggu (18/1/2026). Sebagian besar pengunjung memilih berfoto di beberapa titik estetik, terutama di area sekitar kolam yang berhadapan langsung dengan jatuhan air.
Mereka tampak antre demi berpose dengan latar belakang air terjun yang ikonik. Untuk mendapatkan sudut foto terbaik, beberapa wisatawan terlihat menyeberangi aliran sungai menuju area muara.
"Tempat ini sangat bagus, tinggi, dan menakjubkan," kata Christ, wisatawan asal Prancis.
Momen akhir pekan ini juga dimanfaatkan warga dari berbagai daerah di Badung. Misalkan Melani dan Puput yang sengaja datang ke Nungnung untuk menghabiskan waktu liburan sebelum kembali sekolah esok hari.
"Tahu air terjun ini dari TikTok. Seru sih, walaupun kaki agak gemetar saat turun," tutur Puput, asal Abiansemal.
Air Terjun Nungnung berjarak sekitar 45 kilometer dari pusat Kota Denpasar. Anda membutuhkan waktu tempuh sekitar 1,5 hingga 2 jam berkendara.
Baca juga: Sensasi Liburan Damai di Air Terjun Goa Gong |
Sepanjang jalan, mata akan dimanjakan dengan pemandangan khas pedesaan Bali, mulai dari hamparan sawah hingga kebun bunga gemitir. Tiket masuk untuk pengunjung domestik dewasa hanya Rp 15 ribu per orang dan anak-anak Rp 10 ribu per orang.
Sedangkan, tarif masuk untuk turis asing dewasa Rp 30 ribu dan turis asing anak-anak Rp 20 ribu per orang. Tarif terbaru tersebut sudah berlaku per Januari 2026.
(iws/iws)










































