Seorang ibu berinisial M (57), warga Dusun Lendang Paok, Desa Selebung, Kecamatan Batukliang, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), ditemukan tewas terbakar di bawah rumpun bambu belakang rumahnya. Korban dikabarkan tewas seusai membakar sampah di lokasi kejadian.
Kepala Desa Selebung Agus Kusumahadi membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengatakan peristiwa itu terjadi pada, Selasa (6/10/2026) saat korban membakar sampah di area belakang rumah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Menurut informasi yang diceritakan oleh anaknya, korban ini pada siang hari itu dia bakar sampah di belakang rumahnya," kata Agus kepada detikBali, Rabu (7/10/2026) via telepon.
Agus menjelaskan korban saat itu tengah membakar sampah di rumahnya. Namun, karena kondisi banyak dedaunan kering dan cuaca panas sehingga api cepat menjalar ke mana-mana.
"Setelah itu, mungkin karena cuaca panas ini kan api menyebar cepat. Mungkin itu yang membuat yang bersangkutan panik dan memang saat itu tidak ada keluarga yang menemani hampir semua keluarga nggak ada yang tahu sampai terbakar itu," imbuhnya.
Korban kemudian ditemukan keluarganya selepas Magrib. Anak-anak korban mencari keberadaan ibunya karena sejak siang tidak kunjung pulang. Namun, betapa kagetnya ia melihat kondisi ibunya hangus hanya menyisakan kaki saja.
"Sampai magrib karena ibunya belum keliatan, jadi anaknya ini berusaha mencari. Akhirnya ditemukan di belakang rumah sudah terbakar," ujarnya.
Menurut Agus, area belakang rumah korban cukup luas dan terdapat banyak pepohonan serta daun kering yang mudah terbakar. Korban juga diketahui memiliki riwayat stroke ringan yang diduga membuatnya kesulitan menyelamatkan diri saat api membesar.
"Jadi itu di belakang rumahnya itu banyak pepohonan dan banyak daun kering. Itu mungkin yang dikumpulkan lalu dibakar, tapi karena cuaca panas ini cepat menyebar," katanya.
Kades Sebut Tak Ada Konflik
Agus menegaskan tidak mengetahui adanya konflik yang melibatkan korban dengan keluarga maupun warga sekitar. Karena itu, dia menduga kejadian tersebut merupakan musibah.
"Karena tidak ada riwayat konflik di keluarga ini, saya berkeyakinan ini murni musibah," bebernya.
Saat ini jenazah korban telah dibawa ke RS Bhayangkara Mataram untuk menjalani autopsi. Sementara itu, Satreskrim Polres Lombok Tengah telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban.
"Sekarang masih diautopsi dan pemeriksaan pihak kepolisian di RS bhayangkara. Mudah-mudahan pihak kepolisian bisa segera melakukan autopsi sehingga segera ada titik terang," pungkasnya.
Lihat Video ' Tragis! Perempuan di Lombok Tewas Diduga Terbakar Saat Bakar Sampah':
(nor/nor)