Gede Rico Hardiana Widnyana membawa kabar baik dari Las Vegas. Bartender asal Buleleng, Bali, itu berhasil merebut posisi kedua dunia dalam ajang The TDuB World Championship-Grand Finals 2026.
Rico bersaing dengan 33 bartender dari 18 negara pada 4-5 Oktober 2026 di Circus-circus Hotel and Casino, Las Vegas, Amerika Serikat (AS).
Perjalanan yang dilalui Rico juga tidak mudah. Ia sempat menduduki posisi ke-10 pada babak penyisihan. Namun,performanya di babak final berhasil mengangkat posisi Rico hingga finish sebagai juara kedua dunia dan membopong silver championship belt.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Profil Gede Rico Hardiana Widnyana
Gede Rico Hardiana Widnyana lahir di Denpasar, 12 Desember 2003. Meski lahir di Denpasar, Rico berasal dari Desa Gobleg, Kecamatan Banjar, Buleleng.
Ketertarikan Rico pada dunia bartender membawanya meniti karier di berbagai tempat. Grand Istana Rama Hotel Kuta Bali menjadi salah satu tempat yang pernah disinggahinya. Ia kemudian bergabung sebagai bar back di Potato Head Bali sebelum melanjutkan perjalanan kariernya sebagai bartender di Emerald Maldives Resort & Spa.
Rico juga memiliki latar belakang pendidikan perhotelan. Ia tercatat sebagai mahasiswa Program Studi Diploma IV Perhotelan di Universitas Triatma Mulya.
Ketertarikan Rico pada dunia minuman juga pernah dituangkan dalam penelitian. Pada 2026, ia menjadi salah satu penulis penelitian mengenai inovasi cocktail internasional dan minuman berbasis arak Bali di sebuah bar dan restoran di Kuta.
Perjalanan Rico Naik Podium
Faktanya, prestasi di Las Vegas bukanlah pencapaian pertama Rico dalam kompetisi bartender.
Sebelum berlaga di Amerika Serikat, Rico sudah beberapa kali merebut juara di kompetisi flair dan mixology. Ia tercatat sudah mengoleksi delapan gelar juara Bali Flair & Mixology dan enam gelar juara Indonesian Flair Bartender.
Tak hanya tingkat nasional, Rico sudah berhasil mengangkat trophy kemenangan pada tingkat internasional. Ia berhasil merebut Juara 2 The Master World Flair Thailand 2026, Juara 3 sekaligus Best Cocktail pada Atlas World Flair Championship 2025, Juara 2 sekaligus Best Cocktail pada Vietnam International Flair Open 2024, serta Juara 3 dan Best Cocktail pada Pattaya World Flair Championship 2024.
Pengalaman dari berbagai kompetisi tersebut menjadi bekal bagi Rico untuk menghadapi persaingan di Las Vegas.
Bawa Arak Bali ke Las Vegas
Ada satu hal yang membuat perjalanan Rico ke Las Vegas jadi makin menarik. Ia tidak hanya datang untuk mengejar gelar juara, tetapi juga membawa misi untuk memperkenalkan arak Bali.
Pada kompetisi tersebut, Rico memperkenalkan minuman khas Bali melalui kreativitasnya sebagai bartender. Semangat yang ia kobarkan juga mendapat dukungan dari beberapa pihak, yaitu Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali, Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali, dan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Kerta Bali Saguna.
Perjalanan Rico dari bar di Bali hingga panggung kompetisi di Las Vegas bisa menjadi insoirasi. Rico berhasil menunjukkan bahwa talenta dari kampung halaman bisa menghantarkan prestasi di tingkat dunia. Rico pulang bukan hanya membawa gelar runner-up, tetapi juga membawa arak Bali untuk dikenal lebih luas.
(hsa/hsa)