Sekolah Dasar Negeri (SDN) Mboeng di Desa Kaju Wangi, Kecamatan Elar, Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), mendapat bantuan TV layar sentuh (Smart TV) dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Namun, perangkat tersebut tak bisa digunakan karena sekolah tidak memiliki listrik.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Manggarai Timur Marsellus Manggas mengatakan perangkat tersebut merupakan bantuan langsung dari Kemendikdasmen. Disdikpora Manggarai Timur tidak terlibat dalam pengadaan Smart TV tersebut.
"Papan interaktif digital (Smart TV) bantuan Kementerian Pendidikan, dan dinas tidak bisa ambil," tegas Marsellus, Rabu (9/9/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengatakan pengadaan perangkat tersebut dilakukan oleh Kemendikdasmen. Menurut dia, semua SD dan SMP menerima bantuan Smart TV.
"Papan interaktif digital itu langsung dari kementrian. Itu semua SD dan SMP dapat," jelas Marsellus.
Marsellus juga buka suara terkait kondisi memprihatinkan SDN Mboeng yang viral di media sosial. Empat ruangan sekolah tersebut dalam kondisi reyot, berlantai tanah, serta berdinding bambu yang banyak berlubang.
Ruangan tersebut disebut tak pernah diperbaiki sejak dibangun pada 2008 atau 18 tahun lalu. Marsellus menegaskan SDN Mboeng sebenarnya sudah memiliki lima ruang kelas permanen.
Menurut dia, ruangan yang viral di media sosial merupakan ruang kelas darurat.
"Yang viral itu ruangan darurat. Ada lima ruang kelas yang permanen," kata Marsellus, Rabu (9/9/2026).
Ia mengatakan pihaknya sudah mengusulkan revitalisasi ruang darurat SDN Mboeng tersebut. Saat ini, usulan tersebut masih dalam proses verifikasi oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
"Tahun ini sudah diusulkan revitalisasi. Sementara diverifikasi oleh Kementrian Pendidikan. Mudah-mudahan diaminin," jelas dia.