detikBali

Warga Injak Makanan Bantuan Gempa di NTT Minta Maaf, Ngaku Kecewa

Terpopuler Koleksi Pilihan

Warga Injak Makanan Bantuan Gempa di NTT Minta Maaf, Ngaku Kecewa


Ambrosius Ardin - detikBali

Warga menginjak sembako bantuan gempa di Manggarai Timur, NTT.
Warga menginjak sembako bantuan gempa di Manggarai Timur, NTT. (Foto: Dok. Istimewa)
Manggarai Timur -

Warga terdampak gempa bumi menginjak-injak bantuan makanan di Posko Nanga Lok, Desa Golo Lijun, Kecamatan Elar, Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Pria yang diketahui bernama Saimin Sadang Syawal itu akhirnya minta maaf setelah videonya saat menginjak bantuan tersebut viral.

Pernyataan permintaan maaf Saimin disampaikan dalam bentuk video. Saimin juga menjelaskan alasan dirinya menginjak-injak bantuan makanan yang disalurkan Pemerintah Daerah (Pemda) Manggarai Timur tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya Saimin Sadang Syawal mau memohon maaf kepada publik, lebih khusus kepada Pemda Manggarai Timur yang kemarin telah terjadi beberapa menit" kata Saimin dalam video yang dilihat detikBali, Selasa (8/9/2026).

Saimin mengatakan dirinya khilaf hingga menginjak-injak makanan berupa mi dan biskuit tersebut. Ia mengaku kecewa terhadap jumlah bantuan yang diterima masyarakat terdampak gempa di Kampung Nanga Lok.

ADVERTISEMENT

"Itu adalah sesuatu yang sangat khilaf bagi saya. Statement yang tanpa sadar yang saya buat karena memang itu bentuk kekecewaan kami, bentuk kekecewaan saya selaku masyarakat pascagempa bumi yang bantuannya sangat tidak memenuhi dengan kebutuhan kami pascagempa bumi yang telah terjadi," jelas Saimin.

Saimin mengatakan menarik kembali pernyataannya dalam video viral saat menginjak makanan bantuan dari Pemda Manggarai Timur tersebut. Video injak makanan tersebut sebelumnya dibagikan Saimin melalui WhatsApp (WA) hingga Facebook.

"Kemudian saya menarik dari apa yang perhari ini mulai kemarin yang saya viral melalui status WA ataupun Facebook kepada masyarakat Manggarai Timur, khususnya kepada Pemda yang telah menonton video saya itu," ujar Saimin.

"Atas nama masyarakat, atas nama pribadi, kembali saya memohon maaf yang sebesar-besarnya atas kekeliruan yang saya buat. Mungkin demikian yang perlu saya sampaikan," pungkasnya.

Kepala Desa Golo Lijun, Yovita Mbaju, membenarkan video permintaan maaf Saimin tersebut. Menurutnya, penanganan lebih lanjut terhadap aksi Saimin itu ditangani oleh pihak kepolisian.

"Ya betul ini orangnya," ujar Yovita.

"Kemarin Kapolsek dan anggota datang bertemu oknum yang viral itu (Saimin). Namun, proses lanjutannya tidak tahu lagi," imbuhnya.

Aksi Saimin menginjak-injak makanan bantuan korban gempa itu terjadi pada Senin (7/9). Dalam video tersebut terlihat mi berserakan dan kaki menginjak mi hingga hancur. Video tersebut menuai beragam reaksi dari warganet.

Seorang yang diduga merekam mengatakan bantuan makanan yang diterima warga dari Pemkab Manggarai Timur hanya berupa tiga bungkus mi dan sebungkus biskuit. Disebutkan warga terdampak di lokasi tersebut baru dua kali menerima bantuan makanan dari pemerintah sejak gempa mengguncang wilayah tersebut pada 15 Agustus lalu.



(iws/iws)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan










Hide Ads