detikBali

Viral Komunitas WNA Main Skateboard di Tengah Jalan Mandalika Lombok

Terpopuler Koleksi Pilihan

Viral Komunitas WNA Main Skateboard di Tengah Jalan Mandalika Lombok


Edi Suryansyah - detikBali

Aktivitas sejumlah WNA yang bermain skateboard di tengah jalan raya di area parkir timur Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, viral di media sosial. (Foto: Dok. Istimewa)
Aktivitas sejumlah WNA yang bermain skateboard di tengah jalan raya di area parkir timur Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, viral di media sosial. (Foto: Dok. Istimewa)
Lombok Tengah -

Aktivitas sejumlah warga negara asing (WNA) yang bermain skateboard di tengah jalan raya di area parkir timur Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), viral di media sosial (medsos). Bahkan, ruas jalan tersebut ditutup saat anggota komunitas skateboard itu adu kepiawaian bermain papan luncur.

Informasi yang diterima detikBali, kegiatan itu diinisiasi oleh para pemandu wisata yang tergabung dalam komunitas skateboard Lombok. Kegiatan itu rutin digelar setiap Rabu sebagai ajang pertemuan penggemar skateboard.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

General Manager (GM) The Mandalika, I Made Pary Wijaya, mengaku telah menerima laporan terkait aktivitas skateboard di tengah jalan raya tersebut. Pary juga telah bertemu dengan perwakilan komunitas skateboard untuk membahas keberadaan mereka.

Pary menjelaskan pihaknya tak bisa langsung melakukan tindakan terhadap aktivitas komunitas skateboard di kawasan The Mandalika. Menurutnya, kegiatan tersebut perlu memperhatikan aspek keselamatan, keamanan, legalitas, hingga kesesuaian dengan master plan kawasan.

ADVERTISEMENT

"Dari kami memperhatikan dulu dari sisi aspek safety, keamanan, legalitas, terus bagaimana tempat yang proper di sana ke depan. Itu yang akan ditata nanti," kata Pary kepada detikBali, Rabu (9/9/2026).

Pary mengatakan aktivitas skateboard tidak serta-merta dilarang. Namun, dia menilai keberadaan komunitas itu perlu ditempatkan pada lokasi yang tepat sehingga tidak mengganggu aktivitas wisata maupun arus lalu lintas di dalam kawasan.

"Tentu itu perlu diaplikasikan, ditempatkan, disesuaikan pada tempat yang tepat, sehingga sesuai dengan peraturan master plan. Kami juga sedang membahas hal tersebut," kata Pary.

"Komunitasnya ada, tapi kami masih mengkaji juga. Baru pertama kali ketemu dan sedang dilakukan pembahasan," imbuhnya.

Dari hasil identifikasi sementara, Pary berujar, kegiatan komunitas skateboard tersebut tidak berlangsung setiap hari. Aktivitas biasanya dilakukan pada Rabu sore dengan memanfaatkan beberapa ruas jalan di kawasan Mandalika.

"Kami sinkronkan dengan tim sekuriti, bagaimana tidak mengganggu traffic dan tepat pada lokasinya," ujarnya.

Pary menyebut salah satu lokasi yang berpotensi dimanfaatkan untuk aktivitas skateboard adalah Kuta Beach Park. Ia menegaskan pemanfaatan kawasan untuk olahraga skateboard akan didiskusikan lebih lanjut.

"Kami sedang menjajaki hal tersebut (kerja sama dengan komunitas). Tim kami juga sedang mendiskusikan. Saat ini kami sedang melihat di mana pasnya," pungkasnya.



(iws/iws)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan










Hide Ads