Pelayaran kapal wisata tujuan Pulau Komodo dan Pulau Padar, kawasan Taman Nasional (TN) Komodo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), ditutup pada 9 dan 10 September 2026. Pelayaran tujuan dua pulau itu ditutup karena cuaca buruk.
Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo tak melayani surat persetujuan berlayar (SPB) kapal wisata pada periode tersebut, kecuali cuaca sudah kembali membaik. SPB hanya dilayani untuk tujuan Pulau Rinca, salah satu habitat komodo di TN Komodo.
"Pelayanan SPB untuk kapal wisata dapat diberikan dengan tujuan Rinca. Adapun pelayaran menuju Pulau Padar dan kawasan Taman Nasional Komodo ditutup sementara," kata Kepala KSOP Kelas III Labuan Bajo, Stephanus Risdiyanto, Selasa (8/9/2026).
Stephanus menjelaskan penutupan sementara pelayaran ke destinasi wisata itu menindaklanjuti pengamatan laut, laporan kapal-kapal lain, dan informasi prakiraan cuaca maritim Badan Meteorologi klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Maritim Tenau periode 9-10 September 2026. Ada potensi angin kencang dan gelombang tinggi pada periode tersebut.
"Bagi kapal-kapal yang telah berada di perairan Taman Nasional Komodo agar menyesuaikan dan menghindari perairan sekitar Pulau Padar dan Pulau Komodo," tegas Stephanus.
KSOP Kelas III Labuan Bajo telah mengeluarkan maklumat pelayaran kepada nakhoda kapal. Nakhoda, dalam maklumat itu, diperintahkan untuk memastikan kelaiklautan kapal dan berlindung jika cuaca buruk, termasuk memberitahukan kepada kapal lain jika mengetahui adanya bahaya cuaca.
Simak Video "Video: Cuaca Buruk, Pelayaran ke Komodo-Padar Sementara Ditutup"
(hsa/hsa)