Empat nelayan terombang-ambing di perairan Selat Alas, Nusa Tenggara Barat (NTB). Nelayan asal Lombok Timur itu sempat berteriak meminta tolong di tengah lautan sebelum akhirnya diselamatkan oleh KMP Jemla Fajar yang sedang melintas di perairan tersebut.
"Betul. Kami telah menerima informasi terkait kejadian tersebut," ungkap Humas PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Kayangan, Audina Midiani, dikonfirmasi detikBali, Senin (31/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (30/8) malam. Sejumlah penumpang KMP Jemla Fajar yang berlayar dari Pelabuhan Kayangan Lombok Timur menuju Poto Tano Sumbawa Barat semula mendengar teriakan orang yang meminta tolong di tengah lautan.
Para penumpang lantas melaporkan kejadian tersebut kepada kru dan kapten KMP Jemla Fajar. Setelah dilakukan pengecekan, terlihat empat orang tengah terombang-ambing di tengah lautan dan langsung dievakuasi ke dalam kapal.
Keempat nelayan itu diketahui berasal dari Desa Apitaik, Kecamatan Pringgabaya, Lombok Timur. Perahu yang mereka tumpangi saat mencari ikan tenggelam diterjang ombak disertai angin kencang.
Audina mengaku tidak mengetahui kronologi dan detail kejadian tersebut. Meski begitu, ia mengapresiasi upaya pertolongan dan keselamatan di perairan.
"Sekiranya dapat dikonfirmasi langsung kepada operator kapal KMP Jemla Fajar maupun instansi berwenang agar informasi yang diperoleh lebih akurat," kata Audina.