Syamsudin (42), nelayan asal Dusun Tarusa Batu, Desa Tarusa, Kecamatan Buer, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), yang sempat dilaporkan hilang saat memanah ikan di Perairan Labuan Alas ditemukan tewas. Korban ditemukan oleh tim SAR gabungan.
Koordinator Pos SAR Sumbawa, Kurais, mengatakan Syamsudin ditemukan tewas setelah dilakukan pencarian di perairan dan melalui udara menggunakan drone, Minggu (16/8/2026) pukul 09.45 Wita.
"Jadi jenazah korban ditemukan masih di sekitar lokasi kejadian," kata Kurais, Minggu (16/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kurais mengatakan jenazah korban telah dievakuasi ke Puskesmas Buer sebelum diserahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan.
"Kami menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh unsur SAR gabungan serta masyarakat setempat yang telah bekerja keras membantu proses pencarian sejak hari pertama hingga korban berhasil ditemukan dan dievakuasi," terang Kurais.
Diberitakan sebelumnya, pria bernama Syamsudin (42), warga Dusun Tarusa Batu, Desa Tarusa, Kecamatan Buer, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), dilaporkan hilang. Syamsudin hilang saat memanah ikan di Perairan Labuan Alas, Sumbawa.
Koordinator Pos SAR Sumbawa, Kurais, mengatakan Syamsudin diketahui berangkat melaut untuk memanah ikan pada Jumat (14/8/2026) sekitar pukul 18.40 Wita. Namun, ia tak kunjung kembali ke daratan hingga pukul 23.00 Wita.
Warga Lombok Tengah Tewas Saat Cari Ikan
Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah Zulfan (33), warga Desa Gerantung, Kecamatan Praya Tengah, Lombok Tengah, yang tenggelam di Bendungan Batujai, Minggu (16/8/2026). (Dok. Kantor SAR Mataram) |
Zulfan (33), warga Desa Gerantung, Kecamatan Praya Tengah, Lombok Tengah, NTB, dilaporkan hilang saat mencari ikan di Bendungan Batujai, Minggu (16/8/2026). Korban ditemukan tak bernyawa setelah dicari selama berjam-jam.
Berdasarkan informasi yang diterima, korban diketahui hilang setelah Motor Beat hitam tertinggal tak bertuan di Bendungan Batujai. Warga kemudian mencoba mencari pemiliknya, tetapi tak menuai hasil.
Warga pun langsung melaporkan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Mataram. Sekitar pukul 15.30 Wita, petugas Kantor SAR Mataram datang dan langsung melakukan pencarian.
"Setelah menerima informasi, tim langsung bergerak menuju lokasi. Setibanya di lokasi, kami melakukan observasi dan persiapan penyelaman di sekitar titik yang diduga menjadi lokasi korban tenggelam," kata Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Mataram, Pradnyana Manuaba, dalam siaran pers.
Setelah dilakukan pencarian, korban ditemukan tewas oleh tim SAR gabungan di kedalaman sekitar 5 meter pada pukul 17.57 Wita. Jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Praya.
(hsa/hsa)
