Kebakaran melanda asrama santri Pondok Pesantren (Ponpes) Nahdlatul Wathan (NW) di Desa Anjani, Kecamatan Suralaga, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), malam ini. Belum diketahui sumber api maupun penyebab kebakaran tersebut.
"Sekitar pukul 21.20 Wita kejadiannya. Tiba-tiba saja apinya membesar tadi," ujar Nendy Wahyu, salah seorang warga di dekat Ponpes tersebut saat dihubungi detikBali, Minggu (23/8/2026) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebanyak empat armada pemadam kebakaran (Damkar) telah berada di lokasi untuk menjinakkan si jago merah. Warga dan petugas Damkar juga berjibaku untuk melakukan pemadaman.
Hingga kini, belum diketahui kerugian materiel yang ditimbulkan akibat peristiwa kebakaran tersebut. Menurut Nendy, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu karena kondisi asrama sedang kosong.
"Infonya santri sedang libur, jadi tidak ada orang di dalam asrama," terang Nendy.
Nendy menerangkan proses pemadaman api berlangsung sekitar 30 menit. Saat ini, dia berujar, tim pemadam sedang melakukan proses pendinginan.
"Sudah padam, hanya ada asap-asap kecil saat ini. Dari Damkar sendiri sedang menyisir dan mendinginkan sisa-sisa bara api," pungkasnya.