detikBali

Ribuan Gempa Susulan di Flores Diperkirakan Berlangsung 3-4 Pekan

Terpopuler Koleksi Pilihan

Ribuan Gempa Susulan di Flores Diperkirakan Berlangsung 3-4 Pekan


Yurgo Purab - detikBali

Warga berjalan di dekat rumah yang rusak akibat gempa bumi di kawasan Dampek, Kabupaten Manggarai Timur, NTT, Selasa (18/8/2026). ANTARA FOTO/Fikri Yusuf
Foto: Warga berjalan di dekat rumah yang rusak akibat gempa bumi di kawasan Dampek, Kabupaten Manggarai Timur, NTT, Selasa (18/8/2026). ANTARA FOTO/Fikri Yusuf
Flores Timur -

Sebanyak 3.055 kali gempa susulan terjadi di wilayah Pulau Flores hingga pukul 17.00 WIB, Rabu (19/8/2026) sejak gempa dahsyat dengan magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang pada Sabtu (15/8/2026). Diperkirakan, gempa susulan masih terus terjadi hingga maksimal empat minggu ke depan.

Tercatat, gempa susulan terbesar mencapai M 6,2. Sementara, paling kecil M 1,1. Dari ribuan gempa susulan itu, hanya 88 gempa yang bisa dirasakan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Magnitudo terbesar 6,2, magnitudo kecil 1,1. Sedangkan magnitudo di atas 5 sebanyak 25 kali dan gempa susulan yang dirasakan 88 kali," ujar Kepala Stasiun Geofisika Kupang Arief Tyastama, Rabu.

Arief mengatakan dari grafik tampak pola penurunan gempa. Namun, hingga sekitar satu bulan ke depan masih akan ada gempa-gempa susulan. "Berlangsung sekitar 3-4 minggu," tandasnya.

ADVERTISEMENT

Gempa membuat Gunung Kelimutu dengan danau tiga warnanya yang menjadi destinasi unggulan di Kabupaten Ende ditutup sementara. "Untuk sementara tutup dan tidak dipastikan (kapan dibuka)," ujar Kepala Pos Gunung Kelimutu, Vinsensius Tuku, saat dikonfirmasi detikBali.

Diberitakan sebelumnya, korban meninggal dunia akibat gempa menyentuh 73 orang. "Rekapitulasi sementara meninggal dunia 73 orang," kata kepala kantor SAR Maumere, Fathur Rahman, Rabu (19/8/2026) malam.

Sementara total korban luka berat dan luka ringan sebanyak 931 orang. Korban gempa itu tersebar di tujuh kabupaten di Flores. Korban jiwa terbanyak berada di wilayah Kabupaten Manggarai sebanyak 27 orang. Korban luka berat 32 orang dan luka ringan 104 orang. Sebagian besar korban di wilayah Reo.



(hsa/iws)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads