Puskesmas Bolo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), kekurangan dokter. Kondisi itu memicu protes sekelompok massa yang tergabung dalam Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Kecamatan Bolo, Kamis (30/7/2026).
Selain melayangkan protes, massa juga membentangkan spanduk yang bertuliskan 'PKM BOLO FOR SALE KRISIS DOKTER!' di depan Puskesmas Bolo. Hal itu sebagai bentuk kritik massa terhadap krisis dokter di fasilitas kesehatan (faskes) itu.
"Buat apa ada puskesmas megah, sarana lengkap, tetapi tidak ada dokter? Mending dijual saja," ucap koordinator aksi, M Ramadhan, saat dikonfirmasi detikBali.
Ramadhan prihatin atas kekurangan dokter di Puskesmas Bolo. Kondisi tersebut akan berdampak bagi masyarakat luas. Kualitas layanan kesehatan yang menjadi salah satu kebutuhan masyarakat dikhawatirkan menurun.
"Jangan abaikan layanan dasar masyarakat. Pemerintah harus wajib memenuhi kekurangan dokter di Puskesmas Bolo," terang Ramadhan.
Ramadhan mendesak Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bima untuk turun tangan mencarikan solusi kekurangan dokter di Puskesmas Bolo. Jika tidak, mereka mengancam akan menggelar aksi serupa dan membawa massa yang banyak.
Simak Video "Dinkes Tangkap-Teliti 12 Tikus Usai Pria di KBB Positif Virus Hanta"
(iws/iws)