detikBali

Progres Proyek Kampung Nelayan Merah Putih di Mataram Capai 94,24 Persen

Terpopuler Koleksi Pilihan

Progres Proyek Kampung Nelayan Merah Putih di Mataram Capai 94,24 Persen


Nathea Citra - detikBali

Inspektur Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Ade Tajudin Sutiawarman, saat hadir di Pendopo Wali Kota Mataram, Kamis (25/6/2026). (Foto: Nathea Citra/detikBali)
Inspektur Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Ade Tajudin Sutiawarman, saat hadir di Pendopo Wali Kota Mataram, Kamis (25/6/2026). (Foto: Nathea Citra/detikBali)
Mataram -

Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Bintaro, Ampenan, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), segera rampung. Saat ini, progres proyek yang dikerjakan pemerintah pusat dengan anggaran mencapai Rp 11 miliar itu sudah mencapai 94,24 persen.

"Dampak yang kami harapkan dari Kampung Nelayan Merah Putih ini ialah, meningkatkan produktivitas nelayan, pendapatan serta kesejahteraan nelayan," kata Inspektur Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Ade Tajudin Sutiawarman, saat hadir di Pendopo Wali Kota Mataram, Kamis (25/6/2026).

"Tak hanya itu, kami berharap ini bisa menciptakan penyerapan tenaga kerja dan penguatan ekonomi desa dan percepatan pembangunan kawasan pesisir," sambungnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wakil Wali Kota Mataram, TGH Mujiburrahman, berharap pembangunan KNMP di Bintaro, Ampenan, tersebut bisa meningkatkan kesejahteraan nelayan secara berkelanjutan. Ia optimistis kampung nelayan tersebut dapat beroperasi tahun ini.

ADVERTISEMENT

"Kami berharap tahapan pembangunan sesuai rencana sehingga manfaatnya bisa dirasakan warga pesisir," kata Mujib, Kamis.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Mataram Bachtiar Yulianto menjelaskan KNMP di kawasan pesisir tersebut dilengkapi dengan beragam fasilitas. Salah satunya ruangan pendingin untuk menyimpan ikan hasil tangkapan para nelayan.

Selain itu, KNMP tersebut diklaim akan menjadi pusat ekonomi perikanan modern di Mataram. Fasilitas tersebut dirancang terintegrasi dengan hunian nelayan di rumah susun sederhana sewa (rusunawa).




(iws/iws)










Hide Ads