Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Bintaro, Ampenan, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), ditargetkan rampung akhir tahun ini. Proyek yang dikerjakan oleh pemerintah pusat itu menelan anggaran mencapai Rp 11 miliar.
"Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram hanya menyiapkan lahan saja. Untuk pembangunan fisik, pengawasan dan lain-lain (dikerjakan) pusat," kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Mataram, Bachtiar Yulianto, Jumat (8/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Bachtiar, KNMP di kawasan pesisir itu akan dilengkapi beragam fasilitas. Salah satunya ruangan pendingin untuk menyimpan ikan hasil tangkapan para nelayan.
"Kehadiran Kampung Nelayan ini diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan dan infrastruktur pendukung untuk nelayan yang ada di wilayah Bintaro dan sekitarnya," harap Bachtiar.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Mataram, Lalu Alwan Basri, menuturkan KNMP di Bintaro akan menjadi pusat ekonomi perikanan modern. Fasilitas tersebut dirancang terintegrasi dengan hunian nelayan di rumah susun sederhana sewa (rusunawa).
"Kampung Nelayan Merah Putih ini akan menjadi satu kesatuan ekosistem industri kecil nelayan di Kota Mataram," ujar Alwan.
(iws/iws)










































