Pria bernama Yonatan Aleut (46) dilaporkan tewas setelah terjatuh dari pohon pinang di Dusun 04, Desa Oelfatu Kecamatan Amfoang Barat Laut, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (31/5/2026).
"Kejadian korban jatuh itu kemarin sekitar pukul 15.00 Wita. Tadi info dari Bhabinkamtibmas, korban sudah meninggal siang tadi," ujar Kapolsek Amfoang Utara AKP Inacio Ximenes kepada detikBali, Senin (1/6/2026).
Inacio menjelaskan kejadian tersebut bermula saat Yonatan bersama dua rekannya, Yohanis Nakmofa dan Yohanis Taemnanu mengambil papan untuk dibawa ke Gereja GMIT Ora Et Labora Oenolok.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam perjalanan, Yonatan mengajak dua rekannya itu agar berhenti sejenak untuk memetik pinang milik warga setempat, Heslim Tamelab. Yonatan kemudian mengambil tali gewang lalu menyambungkannya sekitar empat meter.
Ia kemudian mulai memanjat pinang yang daunnya sudah kering dengan tujuan agar bisa menggunakan tali tersebut untuk mengait pohon pinang yang hendak dipetik buahnya.
"Karena pohon pinang yang hendak korban petik batangnya terlalu kecil sehingga korban memilih untuk memanjat dari pohon yang daunnya sudah kering," jelas Inacio.
Setelah memanjat sekitar 12 meter, Inacio berujar, tiba-tiba pohon pinang tersebut tumbang bersama Yonatan. Saat di tanah, Yonatan dalam posisi terlungkup dan dan tidak sadarkan diri.
Melihat hal itu, Yohanis Taemnanu langsung menelepon keluarga untuk memberitahukan kejadian tersebut. Kala itu, Yonatan masih bernapas tapi tidak merespons ketika dipanggil. Keluarga kemudian menggotongnya ke rumah.
Mendapat informasi tersebut, Kapospol Soliu Aipda Johanis Garets Lerrik bersama Bhabinkamtibmas Desa Oelfatu Bripka Elia Letde langsung memerintahkan petugas medis untuk menjemput Yonatan lalu membawanya ke Puskesmas Soliu untuk penanganan medis.
Setelah mendapat penanganan medis, Yonatan tak sadarkan diri. Sebab, diduga mengalami pendarahan dan cedera berat di bagian kepalanya.
Sehingga petugas medis menyarankan agar dirujuk ke Kupang guna mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Namun, keluarga meminta waktu untuk berunding. Tak sempat dirujuk, Yonatan akhirnya meninggal pada Senin siang. "Ketinggian pohon pinang itu kurang lebih 17 meter, kondisinya sudah mulai mengering dan akar sudah lapuk sehingga tidak kuat untuk menahan beban," pungkas Inacio.
(hsa/hsa)










































