detikBali

Anjing Diduga Rabies Gigit Lima Warga Desa di Kupang

Terpopuler Koleksi Pilihan

Anjing Diduga Rabies Gigit Lima Warga Desa di Kupang


Yufengki Bria - detikBali

Salah satu warga di Desa Oelfatu, Kecamatan Amfoang Barat Laut, Kabupaten Kupang, NTT, digigit anjing diduga rabies di kaki kanannya, Senin (18/5/2026).
Foto: Salah satu warga di Desa Oelfatu, Kecamatan Amfoang Barat Laut, Kabupaten Kupang, NTT, seusai digigit anjing diduga rabies di kaki kanannya, Senin (18/5/2026). (Istimewa)
Kupang -

Lima orang warga di Desa Oelfatu, Kecamatan Amfoang Barat Laut, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), dilaporkan terkena gigitan anjing diduga terinfeksi rabies. Kasus itu terjadi pada Senin (18/5/2026).

"Kejadian warga yang terkena gigitan hewan anjing, itu memang sudah dari kemarin. Jadi sampai dengan hari ini ada lima orang yang terkan gigitan," ujar Camat Amfoang Barat Laut, Imran Kusuma, saat dihubungi detikBali, Selasa (18/5/2026).

Imran menyebut lima orang itu adalah Paman Saleh, Jack Sae, Win Fomeni, Petrus Buknoni, dan Deli Banu. Lima orang tersebut digigit saat sedang beraktivitas di rumahnya masing-masing. Dari lima orang korban tersebut, dua di antaranya adalah guru.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Rata-rata kejadian (gigitan) di dalam rumah. Ada guru SMA dan SD kalau tidak salah, tetapi korban terakhir itu Pak Petrus Buknoni, guru SMA Negeri 1 Amfoang Barat Laut," ungkap Imran.

ADVERTISEMENT

Menurut Imran, para korban saat ini sudah mendapatkan penangan medis di Puskesmas Soliu berupa pemberian vaksin anti rabies (VAR). Imran mengaku dirinya sudah berkoordinasi dengan petugas peternakan dan kesehatan hewan bersama setiap kepala desa untuk mencari anjing tersebut.

"Sehingga kalau sudah dapat anjing tersebut, maka akan diperiksa sampel darahnya untuk memastikan apakah terinfeksi rabies atau tidak," jelas Imran.

Ia menegaskan saat ini pihaknya tengah menunggu kedatangan petugas Puskeswan untuk melakukan vaksinasi secara massal terhadap anjing peliharaan yang ada di enam desa di Kecamatan Amfoang Barat Laut, yakni Desa Soliu, Oelfatu, Saukibe, Timau, Honuk dan Faumes.

"Tentunya kami mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati karena kasus gigitan tersebut terjadi di rumah sehingga harus ada pagar dan rumah harus terkunci saat berada di rumah. Itu wajib dilakukan," imbuh Imran.




(hsa/iws)










Hide Ads