detikBali

Mendes Beri Pendampingan Program Rp 1 Miliar per Desa di Lombok Barat

Terpopuler Koleksi Pilihan

Mendes Beri Pendampingan Program Rp 1 Miliar per Desa di Lombok Barat


M Zahiruddin - detikBali

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, saat menghadiri HUT ke-68 Lombok Barat, Jumat (17/4/2026). (Foto: M Zahiruddin/detikBali)
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, saat menghadiri HUT ke-68 Lombok Barat, Jumat (17/4/2026). (Foto: M Zahiruddin/detikBali)
Lombok Barat -

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, menyatakan dukungannya terhadap program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Barat yang mengalokasikan anggaran Rp 1 miliar per desa. Yandri mengatakan kementeriannya akan memberi pendampingan terkait program tersebut.

"Kami dukung, kami akan dampingi juga," ujar Yandri saat menghadiri HUT ke-68 Kabupaten Lombok Barat, Jumat (17/4/2026).

Yandri menyebut program Rp 1 miliar per desa itu sejalan dengan sejumlah program di Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT). Termasuk di antaranya program desa wisata.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami punya desa wisata, desa ayam petelur, desa ayam pedaging, desa nila, desa belut, desa ekspor. Semuanya kami buat, dan ini sudah dilakukan Pak Bupati," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Meski demikian, Yandri menilai potensi desa di Lombok Barat masih perlu dikembangkan. Ia memastikan kementeriannya akan mendampingi Pemkab dalam mengoptimalkan potensi tersebut.

"Insyaallah kami akan lakukan peningkatan potensi," imbuh Yandri.

Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini (LAZ), resmi meluncurkan program Rp 1 miliar per desa saat perayaan HUT ke-68 Lombok Barat. LAZ menjelaskan program ini bertujuan untuk pemerataan pembangunan di Lombok Barat sekaligus merealisasikan visi sejahtera dari desa.

"Tentunya ini sesuai kebutuhan desa," kata LAZ.

LAZ menjelaskan dana Rp 1 miliar tersebut akan disalurkan dalam bentuk program. Menurutnya, program tersebut disesuaikan dengan potensi masing-masing desa yang diusulkan saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes).

Di sisi lain, LAZ mengakui kemungkinan program ini belum berjalan optimal pada tahun pertama. Meski begitu, ia berjanji akan berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi dan perbaikan.

"Yang penting janji saya program Rp 1 miliar per desa itu bisa diwujudkan. Ke depannya akan saya evaluasi supaya lebih baik. Ini kan setiap tahun," pungkasnya.




(iws/iws)










Hide Ads