Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menargetkan pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), mulai terbangun tahun ini. Gus Ipul berharap sekolah tersebut dapat beroperasi pada 2027.
"Ini terus kami upayakan dan Lombok Tengah salah satu yang kami harapkan sesegera mungkin bisa berdiri gedung permanen Sekolah Rakyat," kata Gus Ipul kepada awak media saat meninjau proses operasi katarak di Rumah Sakit (RS) Mandalika, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Jumat (17/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini, Sekolah Rakyat di NTB baru dibangun di Bima dan Lombok Utara. Gus Ipul mengatakan Sekolah Rakyat di Lombok Tengah dirancang agar dapat menampung 1.000 murid yang terdiri jenjang SD, SMP, dan SMA.
Gus Ipul menjelaskan syarat pengajuan pembangunan Sekolah Rakyat yang ditentukan oleh Kementerian PU cukup sulit. Menurutnya, hal itu dilakukan untuk memastikan calon murid yang akan belajar di sana nyaman dan aman.
"Lahan itu bukan soal siapnya saja. Tetapi semuanya harus clear and clean. Nanti dengan Kementerian PU akan diverifiksi dan divalidasi. Kalau semuanya sudah memenuhi syarat, tentu tinggal menunggu proses selanjutnya untuk melakukan pembicaraan pembangunan," bebernya.
Secara nasional, dia berujar, jumlah Sekolah Rakyat yang sudah terbangun lebih dari 100 titik. Gus Ipul mendorong daerah lain untuk segera mengajukan lokasi pembangunan Sekolah Rakyat agar bisa dikerjakan.
"Seluruh Indonesia itu satu kabupaten/satu satu kota, satu Sekolah Rakyat. Target kami selama lima tahun," imbuhnya.