detikBali

Pemprov NTT Bakal Terapkan WFH untuk ASN Setelah Paskah

Terpopuler Koleksi Pilihan

Pemprov NTT Bakal Terapkan WFH untuk ASN Setelah Paskah


Simon Selly - detikBali

Ilustrasi WFH
Ilustrasi WFH. (Foto: Ilustrator: Edi Wahyono)
Kupang -

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Timur (NTT) tengah menyiapkan skema penerapan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH). Kebijakan WFH bagi para aparatur sipil negara (ASN) tersebut akan mulai diterapkan setelah perayaan Paskah 2026.

"Kami masih proses. Selesai Paskah baru diberlakukan," ujar Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) NTT Flori Rita Wuisan melalui pesan WhatsApp (WA), Rabu (1/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seperti diketahui, pemerintah pusat menerapkan kebijakan WFH selama satu hari dalam sepekan bagi para ASN mulai 1 April 2026. Kebijakan tersebut akan diterapkan setiap Jumat, baik di instansi pusat maupun daerah.

Kebijakan tersebut diterapkan pemerintah menyusul dampak perang di Timur Tengah. Pemerintah juga membatasi penggunaan mobil dinas bagi ASN hingga 50 persen dan mendorong pemanfaatan transportasi publik.

ADVERTISEMENT

Rita mengungkapkan Pemprov NTT akan mengikuti aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat. Menurutnya, kebijakan WFH tiap Jumat tersebut baru bisa dilaksanakan pada pekan depan. Sebab, dia berujar, Jumat pekan ini (3 April) bertepatan dengan Jumat Agung dan kantor tutup.

"Kami mengikuti aturan pusat," imbuh Rita singkat.




(iws/iws)










Hide Ads