detikBali

PBB NTT Segera Panggil Anggota DPRD Kupang yang Digerebek Bareng Selingkuhan

Terpopuler Koleksi Pilihan

PBB NTT Segera Panggil Anggota DPRD Kupang yang Digerebek Bareng Selingkuhan


Sui Suadnyana, Yufengki Bria - detikBali

Anggota DPRD Kabupaten Kupang, HF, yang digerebek bareng selingkuhan.
Foto: Anggota DPRD Kabupaten Kupang, HF, yang digerebek bareng selingkuhan. (Dok. Facebook HF)
Anggota DPRD Kupang -

Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Bulan Bintang (PBB) Nusa Tenggara Timur (NTT) segera melayangkan panggilan kepada Hengky Febrianus Loden. Hengky Loden adalah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kupang yang digerebek bareng selingkuhan di rumah kontrakan Kelurahan Oebufu, Kota Kupang, NTT, Minggu ((29/3/2026) sekitar pukul 01.00 Wita.

"Saya posisi masih di luar daerah dan rencananya hari Kamis ini baru balik ke Kupang. Jadi kami akan lakukan rapat internal tingkat DPW untuk memanggil dan meminta keterangan terhadap anggota/kader kami itu," ujar Ketua DPW PBB NTT, Saktico Masneno, kepada detikBali, Senin (30/3/2025).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Putra mantan Bupati Kupang Korinus Masneno itu menjelaskan DPW PBB NTT pastinya akan melayangkan surat panggilan kepada Hengky Loden. Terkait sanksi, Saktico berujar, akan disesuaikan dengan proses hukum yang tengah bergulir di Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres PPA-PPO) Polda NTT.

Menurut Saktico, partai akan bersikap setelah adanya rapat internal di DPW PBB NTT. Hengky Loden yang merupakan Ketua DPC PBB Kabupaten Kupang itu akan dihadirkan bersama istri sahnya Marce Pian saat rapat untuk dimintai klarifikasi.

ADVERTISEMENT

"Hasil pertemuan nanti antara jajaran DPW PBB NTT bersama Pak Hengky, kader kami bersama istrinya atau pihak yang dirugikan," jelas anggota DPRD Kabupaten Kupang itu.

Diberitakan sebelumnya, anggota DPRD Kabupaten Kupang Hengky Febrianus Loden mengaku sebagai gentleman setelah digerebek bersama selingkuhannya di sebuah rumah kontrakan di Kelurahan Oebufu, Kota Kupang, NTT, Minggu (29/3) dini hari, sekitar pukul 01.00 Wita. Penggerebekan itu melibatkan istrinya, Marce Pian, bersama Ditres PPA-PPO Polda NTT.

"Silakan media berpendapat untuk menulis, tetapi saya sudah gentleman dan meminta maaf kepada istri, anak, dan keluarga," ujar Hengky kepada detikBali, Senin (30/3/2026).




(dpw/dpw)










Hide Ads