Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram mengimbau orang tua agar tidak lengah mengawasi anak-anak saat berwisata Lebaran Topat, khususnya di kawasan pantai.
Imbauan ini disampaikan menyusul membludaknya kunjungan wisatawan ke destinasi pantai selama perayaan Lebaran Topat. Pengunjung memadati lokasi untuk bermain air hingga sekadar merayakan tradisi tersebut.
"Kami imbau agar para orang tua mengawasi anak-anaknya, seluruh Pokdarwis selaku pemegang kunci sudah memberikan imbauan melalui toa. Kami imbau agar warga menghindari mandi di pantai," kata Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Mataram, Cahya Samudra, saat dikonfirmasi, Sabtu (28/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Silahkan menikmati pantai, tapi tidak boleh berenang. Kami antisipasi, terutama untuk anak-anak, karena sering sekali kejadian orang tua lupa (keberadaan anaknya). Saking bahagianya, anaknya tertinggal," sambung Cahya.
Selain keselamatan pengunjung, Pemkot Mataram juga mengingatkan soal ketertiban parkir kendaraan di lokasi wisata.
"Sering kejadian, ada saja sepeda motor yang tertukar. Jangan sampai ada yang tertukar lagi. Tapi kami pastikan tidak ada pencurian (kendaraan), murni hanya motor yang tertukar. Kami imbau pengunjung lebih teliti (menjaga) kunci kendaraanya, karena nanti akan crowded. Periksa lagi barang-barang pribadi sebelum pulang," tandasnya.
Sebagai informasi, Pemkot Mataram memusatkan perayaan Lebaran Topat di dua titik, yakni Taman Loang Baloq dan Makam Bintaro. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari ketujuh bulan Syawal atau sepekan setelah Idulfitri.
(dpw/dpw)










































