detikBali

Banjir-Angin Kencang di Bima, 1 Mahasiswa Tewas Tertimpa Pohon Tumbang

Terpopuler Koleksi Pilihan

Banjir-Angin Kencang di Bima, 1 Mahasiswa Tewas Tertimpa Pohon Tumbang


Rafiin - detikBali

Pohon tumbang dipicu angin kencang di Kabupaten Bima, NTB, pada Kamis, (22/1/2026). (Dok. Istimewa)
Foto: Pohon tumbang dipicu angin kencang di Kabupaten Bima, NTB, pada Kamis, (22/1/2026). (Dok. Istimewa)
Bima -

Hujan deras disertai angin kencang terjadi di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), Kamis (22/1/2026). Akibatnya puluhan terendam banjir dan satu mahasiswa meninggal tertimpa pohon tumbang.

"Hujan disertai angin kencang terjadi sejak pagi menjelang siang tadi. Kondisi ini diperkirakan berlangsung hingga pukul 01.00 Wita," ucap Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bima, Nurul Huda, Kamis (22/1/2026) malam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Nurul Huda, hujan mengakibatkan kurang lebih 48 rumah warga Desa Labuan Kananga, Kecamatan Tambora, terendam banjir. Genangan air banjir dengan ketinggian antara 10 cm sampai 30 cm.

"Selain puluhan rumah warga, banjir juga merendam SDN 02 Labuan Kananga dan Kantor Desa," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Sementara angin kencang mengakibatkan pohon tumbang berukuran besar di jalan raya Desa Mandala, Kecamatan Wera. Serta di jalan raya Lintas Wera -Bima tepatnya Desa Mawu Kecamatan Ambalawi. Hal itu membuat arus lalu lintas terhambat.

"Angin kencang juga merusak masing-masing satu unit rumah warga di Ranggasolo Kecamatan Wera dan Oi Panihi Kecamatan Tambora," imbuhnya.

1 Mahasiswa Tewas Tertimpa Pohon Tumbang

Angin kencang yang menyebabkan pohon tumbang juga terjadi raya lintas Wera-Bima tepatnya di Desa Nangawera, Kecamatan Wera, pada Kamis malam.

"Pohon berukuran besar tumbang di jalan raya, akibatnya arus lalu lintas Wera- Bima di Desa Nangawera terhambat," katanya.

Menurut dia, pohon tumbang dipicu angin kencang itu juga membuat dua mahasiswa yang berboncengan menggunakan sepeda motor tertimpa pohon. Satu orang dinyatakan meninggal di tempat dan satu orang lainnya kritis.

"Dua mahasiswa dari Desa Wora tertimpa pohon. Korban atas nama Rizki Aditya (20) meninggal di tempat. Sementara rekannya bernama Safirulah masih hidup, tapi kondisinya kritis," pungkasnya.




(nor/nor)











Hide Ads