Pepes ikan khas Kusamba di Kecamatan Dawan, Klungkung, Bali, dikenal dengan nama opokan. Namanya telah lama berjaya di telinga pecinta kuliner dari masa ke masa. Namun si legendaris opokan ternyata memiliki saudara kembar di Kusamba, namanya lempet.
Dari segi bentuk, lempet dan opokan tak berbeda. Gurih dan lezatnya juga sama. Pendatang juga akan cenderung lebih mudah menyebut pepes ikan dari pada opokan atau apalagi lempet. Namun sebenarnya, ada perbedaan mencolok pada kedua kuliner khas warga pesisir pantai ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Oh beda. Lempet dan opokan itu berbeda. Bedanya di bumbu. Sebenarnya bentuk opokan juga lebih besar," kata Saiful Bahri (50), pedagang Lempet Ikan Tuna di Desa Kampung Kusamba pada detikBali, Minggu (3/5/2026).
Di mata warga sekitar, apalagi pendatang, bentuk opokan dan lempet sebenarnya hampir sama, yakni ikan yang diracik dengan bumbu khusus, dibungkus daun pisang dan dibakar. Rasanya juga sama-sama gurih dan lezat.
Namun kata Saiful, perbedaan sebenarnya ada pada bumbunya. Jika bumbu opokan dibuat dari basa genap dengan tambahan asam jawa, lempet dikatakan lebih sederhana.
Memang seperti halnya opokan, resep lempet diturunkan dari generasi ke generasi. Namun bumbu lempet ikan tuna yang ia buat memiliki resep paduan antara resep turunan (pakem) dengan yang diperbaharui.
Harga satuan lempet dan opokan juga sama, Rp 2.500 per satu bungkus. Sedangkan untuk melengkapi kenikmatannya, ada sate lilit seharga Rp 1.500 per tusuk, dan sate pusut ikan tuna Rp 2.500 per tusuk.
Lempet ikan tuna di Lesehan Aulia milik Saiful Bahri, di Pelabuhan Angkal, Desa Kampung Kusamba, Klungkung, Bali, Minggu (3/5/2026). (Fatih Kudus Jaelani) |
Terlepas dari perbedaan nama, keduanya tak boleh dilewatkan jika Anda berkunjung ke Kusamba, Klungkung. Jika secara khusus ingin mengetahui perbedaan rasa Lempet dan Opokan, Anda bisa mengunjungi warung Saiful Bahri bernama Lesehan Aulia. Letaknya persis di pintu masuk Pelabuhan Angkal, Desa Kampung Kusamba.
Saiful sudah 28 tahun berjualan di sana. Sebelum atau sesudah ke Nusa Penida, ada baiknya menyapa lempet dan opokan di tempat yang sama. Namun jika ingin merasakan sensasi legendaris opokan, Anda juga bisa mengunjungi lapak opokan khas Kusamba racikan Mek Gempuk.
Proses pembakaran lempet ikan tuna di Lesehan Aulia milik Saiful Bahri, di Pelabuhan Angkal, Desa Kampung Kusamba, Klungkung, Bali, Minggu (3/5/2026). (Fatih Kudus Jaelani) |
(nor/nor)












































