Mencicipi Bakso Kotak di Denpasar, Tepung Hanya 10% Sisanya Daging

Ni Made Lastri Karsiani Putri - detikBali
Selasa, 21 Jun 2022 20:00 WIB
Tampilan menu bakso kotak yang ditawarkan di Bakso Kotak Niken di Jalan Merdeka IV No 3A Denpasar, Bali
Foto: Tampilan menu bakso kotak yang ditawarkan di Bakso Kotak Niken di Jalan Merdeka IV No 3A Denpasar, Bali. (Ni Made Lastri Karsiani Putri/detikBali)
Denpasar -

Bakso yang identik dengan bentuknya yang bulat kini berbentuk kotak atau persegi empat dihadirkan di salah satu tempat makan di Jalan Merdeka IV No 3A Denpasar, Bali.

Pemilik Bakso Kotak Niken, Niken Widiastuti menjelaskan, terdapat dua jenis bakso yang ditawarkan, yakni bakso daging sapi dan bakso daging ayam. Untuk komposisi bahannya, terdiri dari tepung hanya 10 persen, dan sisanya memakai daging.

"Kalau di sini kami hanya pakai takaran tepung 10 persen saja dan hanya untuk mengikat daging. Sisanya full dengan daging. Kalau kuahnya kami buat dengan campuran sumsum selama tiga jam dengan takaran bumbu yang pas dan bawang putih," terang Niken Widiastuti kepada detikBali, Selasa (21/6/2022)..


Lanjutnya, peminat menu bakso kotak terbilang tinggi yang mana ketika weekend penjualan menu tersebut bisa mencapai 150 porsi. Sementara di hari biasa rata-rata terjual kurang lebih puluhan porsi.

"Di sini setiap hari stok 70-80 kg daging. Variasi bakso di sini juga banyak sekali kurang lebih 35 macam bakso tapi tetap bakso kotak ini yang paling dicari karena memang di Bali satu-satunya bakso kotak hanya ada di sini," katanya.

Ia mengaku sejak awal memang sengaja ingin menghadirkan menu bakso yang berbeda dan unik.

"Saya ingin baksonya unik dan dicari banyak orang. Kalau bakso bulat rasanya ribuan tukang bakso juga jual. Saya ingin mencari dan berkreasi suatu menu yang dimana orang tidak bisa jual karena kita harus punya ciri khas," jelasnya.

Selain bentuknya yang unik, yakni kotak, rasa dari menu ini terbilang lezat dan memiliki ciri khas aroma kuah dan bakso yang kuat serta didominasi bawang putih goreng.

Dalam satu porsinya, terdapat beberapa bakso kotak, lengkap dengan tauge, sayur hijau, seledri dan bawang putih goreng yang melimpah yang merupakan ciri khas yang dimiliki oleh tempat ini.

Untuk mie-nya sendiri, pengunjung dapat memilih antara memakai mie kuning, bihun atau kwetiau.

Sejak beroperasi dari Juli 2020, kata Niken Widiastuti, respons pengunjung terhadap berbagai menu bakso di tempatnya beragam.

"Rasanya nagih dan mereka biasanya balik lagi kesini untuk beli. Malahan kemarin ada customer dari Singapore yang datang ke sini untuk cari bakso kotak ini dan respons-nya dia malah tanya kenapa gak buka cabang di Singapore juga," kata Niken Widiastuti sembari tertawa.

Disinggung mengenai menu baru, kata Nike Widiastuti, pihaknya selalu menghadirkan menu baru setiap tiga bulan.

Adapun menu terbarunya, yakni bakso cabe gerontol yang di setiap bagian bakso berisikan potongan cabai hijau yang menggiurkan untuk dicoba. Niken Widiastuti menuturkan, adapun range harga di tempatnya, yakni mulai dari Rp 18 ribu - Rp 70 ribu.



Simak Video "Harga Daging Sapi-Ayam di Pasar Kebayoran Lama Naik Jelang Lebaran"
[Gambas:Video 20detik]
(kws/kws)