detikBali

Polisi Tangkap 5 Pengeroyok Sopir Pikap Ayam di Abiansemal Badung

Terpopuler Koleksi Pilihan

Polisi Tangkap 5 Pengeroyok Sopir Pikap Ayam di Abiansemal Badung


Agus Eka - detikBali

Polisi saat mendatangi lokasi kandang ayam di Desa Taman, Badung, Selasa (18/8/2026). (Dok Polres Badung)
Polisi saat mendatangi lokasi kandang ayam di Desa Taman, Badung, Selasa (18/8/2026). (Dok Polres Badung)
Badung -

Polisi akhirnya menangkap lima terduga pelaku pengeroyokan terhadap sopir mobil pikap pengangkut ayam potong dan dua rekannya di Abiansemal, Badung, Bali. Seluruh pelaku tengah menjalani pemeriksaan di Polsek Abiansemal.

"Sudah kami amankan, ada lima orang dan saat ini sudah dimintai keterangan. Penangkapan Rabu (19/8) kemarin," kata PS Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, Kamis (20/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Para pelaku untuk sementara dijebloskan ke sel tahanan guna proses hukum lebih lanjut. Polisi masih mendalami peran masing-masing pelaku dan motif melakukan penganiayaan bersama-sama tersebut.

"Saat ini lima pelaku sudah kami tahan di Polsek Abiansemal untuk pemeriksaan lebih mendalam. Semua pelaku yang ditangkap ini statusnya sudah dewasa," ujar Ayu Inastuti.

ADVERTISEMENT

Diketahui, pengeroyokan tersebut terjadi di area parkir kandang ayam petelur Banjar Batu Bayan, Desa Taman, Abiansemal, pada Selasa (18/8) dini hari. Para pelaku diduga emosi lantaran tidak diberi ayam saat mengadang mobil korban.

Kejadian bermula saat korban mengendarai mobil pikap bermuatan ayam. Sekelompok pemuda lantas menghentikan laju pikap tersebut dan memaksa korban agar memberikan ayam. Karena tidak diberi, para pelaku lantas menendang mobil korban dan menyerang korban secara membabi buta.

Tiga orang menjadi korban pemukulan hingga mengalami luka-luka dan memar pada wajah serta tubuh. Dua korban sempat dilarikan ke Puskesmas Abiansemal IV, sementara satu korban lainnya harus dirujuk ke Rumah Sakit Bindu Husada.

"Para korban mengalami luka memar di bagian rahang, leher, dada, hingga luka pada area mata akibat dihajar para pelaku," pungkas Ayu Inastuti.



(iws/iws)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads