detikBali

WN Brunei Tewas Usai Cekcok dengan Selebgram Woodyrman

Terpopuler Koleksi Pilihan

WN Brunei Tewas Usai Cekcok dengan Selebgram Woodyrman


Tim detikNews - detikBali

Tangkapan layar momen penangkapan selebgram Woodyrman (dok. Istimewa)
Foto: Tangkapan layar momen penangkapan selebgram Woodyrman (dok. Istimewa)
Denpasar -

Adu mulut antara dua warga negara (WN) Brunei Darussalam di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, berujung maut. Seorang pria berinisial MHF (30) meninggal dunia setelah diduga menjadi korban penganiayaan oleh Mohamad Irman Ali (33), selebgram yang dikenal dengan nama Woodyrman.

Dilansir detikNews, peristiwa itu terjadi pada Rabu (6/5/2026) sekitar pukul 03.30 WIB. Mulanya korban yang tengah duduk di sekitar lokasi dihampiri beberapa orang. Dalam video yang beredar, tampak korban dan pelaku saling adu mulut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Cekcok keduanya berlanjut meski sempat dilerai beberapa orang. Woodyrman kemudian memukul korban menggunakan botol kaca hingga korban terjatuh.

Korban dilarikan ke rumah sakit setelah terkapar. Setelah menjalani perawatan, korban dinyatakan meninggal dunia di RSPP pada Sabtu (16/5).

ADVERTISEMENT

Berikut sejumlah faktanya:

1. Woodyrman Jadi Tersangka dan Ditahan

Polisi kemudian menangkap Woodyrman dan menetapkannya sebagai tersangka. Woodyrman resmi ditahan di Mapolda Metro Jaya.

Pelaku ditangkap pada Senin (25/5) dini hari di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

"Sudah jadi tersangka dan ditahan," kata Kanit 1 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Dimitri Mahendra saat dihubungi detikcom, Rabu (27/5/2026).

Dimitri mengatakan Woodyrman dijerat dengan Pasal 466 ayat 3 dan/atau Pasal 468 ayat 2 KUHP.

2. Mabuk Saat Aniaya Korban

Dimitri mengatakan Woodyrman dalam kondisi mabuk saat melakukan penganiayaan terjadi. Sementara kondisi korban saat itu apakah mabuk atau tidak masih menunggu hasil rekam medis.

"Pelaku dalam kondisi mabuk. Kalau korban (mabuk-tidaknya) nunggu hasil rekam medis," ujarnya.

3. Pelaku dan Korban Saling Kenal

Dimitri belum mengungkap secara detail peristiwa penganiayaan tersebut. Namun ia menyebutkan bahwa Woodyrman dan korban saling mengenal dan berteman.

"Teman, sama-sama kenal. Korban dan pelaku sama-sama saling kenal," ucap Dimitri.

4. Woodyrman Kesal Ditegur Korban

Apa motif penganiayaan juga belum diungkap secara jelas. Dimitri hanya menyebutkan bahwa pelaku saat itu merasa kesal karena ditegur.

"Kesal karena ditegur. Nanti lengkapnya saat press rilis aja," kata dia.

Belum diungkap secara jelas apa yang membuat Woodyrman kesal malam itu. Dimitri mengatakan hal ini akan diungkap dalam konferensi pers nanti.

Baca selengkapnya di detikNews



(nor/nor)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads