detikBali

Purbaya Buka Peluang Pangkas Anggaran MBG Besar-besaran

Terpopuler Koleksi Pilihan

Purbaya Buka Peluang Pangkas Anggaran MBG Besar-besaran


Ilyas Fadilah - detikBali

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: Ilyas Fadilah)
Denpasar -

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membuka peluang anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali dipangkas. Bahkan, anggaran program prioritas Presiden Prabowo Subianto itu dinilai masih bisa ditekan hingga di bawah Rp 200 triliun.

Purbaya mengatakan anggaran MBG tahun ini awalnya ditetapkan sebesar Rp 330 triliun. Anggaran tersebut kemudian mengalami efisiensi menjadi sekitar Rp 260 triliun dan kembali turun ke kisaran Rp 240 triliun.

Menurut Purbaya, efisiensi anggaran MBG masih dapat dilakukan lebih jauh. Hal itu disampaikannya setelah berdiskusi dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru, Sudaryono.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"MBG kan anggaran tahun ini awalnya Rp 330 triliun, terus dilakukan efisiensi menjadi Rp 260-an (triliun), terus menjadi Rp 240-an (triliun). Tapi saya bicara dengan ketua MBG yang baru, kepala badan MBG yang baru, sepertinya bisa dibuat lebih efisien lagi di bawah Rp 200-an (triliun)," ujar Purbaya dalam acara Sarasehan 100 Ekonom Indonesia 2026 di Hotel Kempinski, Jakarta Pusat, Kamis (3/9/2026), dilansir dari detikFinance.

ADVERTISEMENT

Untuk tahun depan, pemerintah menganggarkan sekitar Rp 240 triliun untuk program MBG. Namun, Purbaya meyakini anggaran tersebut masih dapat ditekan melalui efisiensi dan pemanfaatan teknologi.

"Tahun depan juga dianggarkan Rp 240, tapi saya yakin bisa ditekan ke bawah dengan efisiensi dan pemakaian teknologi," sebut Purbaya.

Selain mendorong efisiensi anggaran, Purbaya menyebut Kementerian Keuangan turut melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan program MBG. Pengawasan dilakukan untuk memastikan program tersebut berjalan secara efisien.

Pegawai Kemenkeu di daerah akan mengawasi masing-masing Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG secara bergilir.

"Jadi pegawai-pegawai kami di daerah mengawasi masing-masing SPPG secara bergilir. Jadi saya harapkan nanti kita bisa perbaiki terus kinerjanya ke depan untuk MBG," tutup Purbaya.

Artikel ini telah tayang di detikFinance. Baca selengkapnya di sini!



(dpw/dpw)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads