Seorang mahasiswi berinisial NRD ditemukan tewas di kos wilayah Gomong, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). Mahasiswi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Mataram (Unram) asal Sumbawa Barat itu diduga menjadi korban pembunuhan.
Kasatreskrim Polresta Mataram, AKP I Made Dharma Yulia Putra, mengungkapkan timnya sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dharma menegaskan polisi masih mendalami dugaan pembunuhan terhadap mahasiswi berusia 21 tahun itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"(Dugaan pembunuhan) masih kami lakukan pendalaman," kata Dharma saat ditemui di TKP, Senin (18/5/2026).
Informasi yang dihimpun detikBali, sejumlah barang milik korban dikabarkan hilang, termasuk motor. Namun, Dharma enggan berkomentar banyak mengenai barang-barang korban tersebut.
"Masih kami lakukan pendalaman terkait dengan barang-barang milik korban," imbuhnya.
Pantauan di TKP, kamar kos korban sudah dipasangi garis polisi. Sejumlah sepatu terlihat di teras depan pintu kamar kos tersebut. Selain itu, ada juga kaleng pembasmi serangga dan galon mini. Sementara itu, polisi mengamankan sejumlah barang bukti di lokasi.
"Masih kita lakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang ada di sekitar lokasi," ujar Dharma.
Jenazah NRD telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Mataram. Polisi juga berkoordinasi dengan keluarga untuk proses autopsi.
"Kami sedang melakukan koordinasi dengan pihak Biddokes Polda NTB untuk dilakukan pemeriksaan visum. Untuk autopsi, kami koordinasikan dengan pihak keluarga," imbuhnya.
Diberitakan sebelumnya, NRD ditemukan tak bernyawa di kamar kosnya pada Minggu (17/5) malam. Mahasiswi PGSD Unram itu pertama kali ditemukan tewas oleh temannya yang datang ke rumah kos tersebut.
Saksi awalnya sempat mengetuk pintu kamar kos NRD beberapa kali. Namun, tidak ada respons. Sementara itu, motor NRD juga tidak ada di kos tersebut.
(iws/iws)










































