detikBali

Jebol Tembok, Maling Gasak Puluhan Karung Beras dan Minyak di Tabanan

Terpopuler Koleksi Pilihan

Jebol Tembok, Maling Gasak Puluhan Karung Beras dan Minyak di Tabanan


I Dewa Made Krisna Pradipta - detikBali

Petugas Polsek Marga saat melakukan identifikasi di Toko Agastya di Banjar Dinas Pinge, Desa Baru, Kecamatan Marga yang dibobol maling. (Istimewa/Polsek Marga)
Foto: Petugas Polsek Marga saat melakukan identifikasi di Toko Agastya di Banjar Dinas Pinge, Desa Baru, Kecamatan Marga yang dibobol maling. (Istimewa/Polsek Marga)
Tabanan -

Sebuah toko kelontong di Banjar Dinas Pinge, Desa Baru, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Bali, dibobol maling. Pelaku membawa kabur puluhan kilogram beras serta minyak goreng.

Kapolsek Marga AKP I Nyoman Sudarma mengatakan kasus pencurian itu terjadi pada Toko Agastya milik korban I Ketut Sumberjaya (57) asal Desa Pemecutan Kaja, Denpasar. Pelaku membobol toko pada Senin (27/4/2026) pukul 07.15 Wita.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sudarma memaparkan korban menutup toko pada Sabtu (26/4/2026) sekitar pukul 19.00 Wita dan kembali membukanya pada Senin (27/4/2026) sekitar pukul 07.15 Wita. Saat membuka toko, korban mendapati posisi barang-barang telah berubah dari tempat semula.

"Setelah toko dibuka, korban melihat posisi barang-barang berubah dan setelah di cek korban melihat beberapa barang seperti beras, minyak goreng dan gula pasir telah hilang," jelas Sudarma.

ADVERTISEMENT

Setelah lanjut mengecek, korban melihat tembok toko di sebelah barat dalam keadaan sudah berlobang. Mengetahui hal tersebut, korban selanjutnya menyampaikan hal tersebut kepada kawil dan diteruskan ke Bhabinkamtibmas Desa Baru.

Dari laporan korban, adapun barang yang hilang yakni sembilan kantong beras ukuran 25 kilogram (kg), lima kantong beras ukuran 10 kg, lima kantong ukuran beras 5 kg, 16 kantong beras tanpa merk ukuran 24 kg.

Lalu 12 kantong minyak goreng ukuran 2 liter, satu pak minyak goreng 0,5 liter, dan 20 bungkus gula. Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian sekitar Rp 10.345.000.

"Modus operandi yang dilakukan pelaku yakni masuk ke dalam toko dengan cara melubangi tembok toko di sebelah barat," jelasnya.

Terkait pelaku dan motifnya kata polisi saat ini masih dalam lidik. Namun polisi sudah berbekal CCTV dimana aksi pelaku terekam dalam kamera pengawas.

"Kami masi melakukan lidik lebih lanjut dan melakukan penyisiran CCTV yang berada di seputaran TKP," pungkasnya.




(nor/nor)










Hide Ads