detikBali

Mitra SPPG Bima Polisikan IRT, Ini Alasan di Baliknya

Terpopuler Koleksi Pilihan

Mitra SPPG Bima Polisikan IRT, Ini Alasan di Baliknya


Rafiin - detikBali

Mitra SPPG Oi Tui, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, NTB, Erniwati.
Mitra SPPG Oi Tui, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, NTB, Erniwati. (Foto: dok. Istimewa)
Bima -

Mitra Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) Oi Tui, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), Erniwati, yang melaporkan ibu rumah tangga (IRT) Emi Ernawati (35) ke polisi akhirnya buka suara. Ia mengungkapkan alasan di balik laporan tersebut.

Erniwati mengatakan dirinya mengadukan Emi ke Polres Bima Kota untuk klarifikasi terkait video yang dibagikan di media sosial yang menyoroti menu makan bergizi gratis (MBG). Ia ingin memastikan apakah terdapat unsur fitnah, kesengajaan, atau kelalaian dari SPPG Oi Tui.

"Hanya mengadukan untuk klarifikasi. Tak ada niat untuk memenjarakan siapa pun," ucap Erniwati kepada detikBali, Kamis (16/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menilai beberapa video yang diunggah akun Facebook @Arif Emilia mengandung unsur kebencian, fitnah, dan hoaks. Menurutnya, menu makan bergizi gratis (MBG) yang disorot dalam akun yang dikelola Emi tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

ADVERTISEMENT

"Menu MBG yang dibagikan SPPG Oi Tui saat menggunakan ompreng. Dan menurut ahli gizi, menu yang dibagikan antara lain nasi, buah salak, timun dan daging sudah pas dan tepat," katanya.

Sebelum laporan dilayangkan, Erniwati mengaku sempat meminta Kepala SPPG dan asisten lapangan (aslap) untuk menemui pemilik akun Facebook @Arif Emilia guna melakukan klarifikasi. Namun, upaya tersebut tidak terlaksana karena tidak berhasil bertemu.

"Dari awal saya tak persoalkan ini. Karena memang bukan ranah saya mengurus standar gizi maupun pembagian menu MBG. Karena ada ahli gizi dan kepala SPPG," imbuh dia.

Erniwati juga menduga pengaduannya ke polisi dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk merusak citra SPPG Oi Tui yang selama ini disebutnya telah bekerja sesuai SOP Badan Gizi Nasional (BGN). Ia mengaku turut menjadi sasaran serangan personal.

"Sejak saya menjadi Mitra SPPG Oi Tui, saya terus difitnah dan dibully. Tapi saya tetap diam dan tak pernah menggubrisnya," beber dia.




(dpw/dpw)










Hide Ads