detikBali

Buruh Asal Jember Nyaris Tewas Minum Oli Bekas

Terpopuler Koleksi Pilihan

Buruh Asal Jember Nyaris Tewas Minum Oli Bekas


Fatih Kudus Jaelani - detikBali

Anggota Polres Klungkung tengah menangani korban percobaan bunuh diri di RSUD Klungkung (30/3/2026).
Anggota Polres Klungkung tengah menangani korban percobaan bunuh diri di RSUD Klungkung (30/3/2026). (Foto: dok. Polres Klungkung)
Klungkung -

Disclaimer: Depresi dan munculnya keinginan bunuh diri bukanlah hal sepele. Kesehatan jiwa merupakan hal yang sama pentingnya dengan kesehatan tubuh atau fisik. Jika gejala depresi semakin parah, segeralah menghubungi dan berdiskusi dengan profesional seperti psikolog, psikiater, maupun langsung mendatangi klinik kesehatan jiwa.

Seorang pekerja bangunan berinisial MRA (22), melakukan percobaan bunuh diri dengan menenggak oli bekas. Peristiwa nahas itu terjadi di sebuah proyek pembangunan rumah di Jalan Sedap Malam Barat, Gang III, Kelurahan Semarapura, Klungkung, Senin (30/3).

MRA diduga nekat karena depresi menghadapi persoalan keluarga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemuda asal Jember, Jawa Timur, itu hampir kehilangan nyawa jika tidak segera ditangani oleh rekan kerjanya di lokasi kejadian. Insiden bermula saat korban tengah menurunkan pasir dari truk di tempat kerjanya sekitar pukul 13.10 Wita.

ADVERTISEMENT

Selang beberapa saat saat waktu istirahat, korban diketahui meminum arak seorang diri. Tak lama kemudian, dia menerima telepon dari keluarganya.

Setelah mengakhiri percakapan tersebut, MRA terlihat terdiam dan menunjukkan perubahan perilaku. Ia kemudian menenggak oli bekas yang berada di dalam botol air mineral.

Tak berselang lama, korban mengalami penurunan kesadaran. Ia sempat berlari-larian dan bertingkah tanpa kendali di jalan.

Teman-temannya kemudian meminta pertolongan dengan menghubungi banjar setempat. Bhabinkamtibmas Semarapura Kelod segera tiba di lokasi dan menghubungi ambulans RSUD Klungkung.

Kasi Humas Polres Klungkung Iptu I Dewa Nyoman Alit Purnawibawa kepada detikBali membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan korban diduga melakukan upaya bunuh diri karena mengalami permasalahan dengan keluarga.

"Persoalan itu menyebabkan terganggunya psikologis korban," kata Dewa saat ditemui detikBali pada Kamis (2/4/2026).

Saat ini korban telah ditangani secara medis di RSUD Klungkung. Selain itu, ia juga diminta membuat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya.




(dpw/dpw)










Hide Ads
LIVE