detikBali

1 Napi Dijebloskan ke Sel Tikus Buntut Berkelahi di Lapas Karangasem

Terpopuler Koleksi Pilihan

1 Napi Dijebloskan ke Sel Tikus Buntut Berkelahi di Lapas Karangasem


I Wayan Selamat Juniasa - detikBali

Ilustrasi Penjara, Sel, Lapas, Jeruji Besi
Ilustrasi napi di lapas. (Foto: Ilustrasi/Thinkstock)
Karangasem -

Seorang narapidana (napi) berinisial AN dijebloskan ke dalam sel isolasi atau sel tikus setelah berkelahi dengan napi lainnya di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Karangasem, Bali. Satu napi berinisial Y masih dirawat di RSUD Karangasem lantaran terluka parah dan tangannya patah.

"Setelah kejadian, AN langsung kami BAP dan langsung dibawa ke sel isolasi," kata Kepala Lapas Kelas IIB Karangasem, I Wayan Bondan Wahyu Kusuma Dusak, Sabtu (21/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Bondan, kedua napi yang terlibat perkelahian itu telah menyelesaikan persoalan mereka secara damai. Meski begitu, Y dan AN tetap akan ditindak karena sama-sama bersalah.

Saat ini, Y masih harus menjalani perawatan intensif di RSUD Karangasem. Sedangkan, AN akan berada di dalam sel tikus selama 14 hari ke depan.

ADVERTISEMENT

Bondan menyebut kedua narapidana tersebut sebenarnya mendapat remisi khusus Hari Raya Idul Fitri. Namun, karena tindakan yang dilakukan oleh keduanya melanggar, rencana pemberian remisi itu akhirnya dicabut. Bahkan, keduanya berpotensi tidak bisa mendapatkan remisi di kemudian hari.

Kronologi

Diketahui, AN dan Y terlibat perkelahian di blok C Lapas Kelas IIB Karangasem sekitar pukul 22.00 Wita pada Kamis (19/3). Akibatnya, Y terluka parah hingga tangan kirinya patah. Blok C Lapas Karangasem sendiri dihuni 12 narapidana.

"Yang terlibat hanya dua orang. Narapidana lainnya yang satu sel tidak ada yang terlibat," ujar Bondan.

Bondan mengatakan perkelahian terjadi lantaran AN merasa ditipu oleh temannya sesama napi inisial Y. Sebab, Y sempat mengaku bisa mendatangkan anak AN ke Lapas Kelas IIB Karangasem untuk menjenguknya.

Namun, anak AN tak kunjung datang dan masih berada di Jakarta. Merasa dibohongi, AN pun marah kepada Y. Perkelahian antara dua narapidana itu tak terhindarkan.

"Kejadiannya saat Nyepi pada malam hari, terjadi secara spontanitas karena tersulut emosi," kata Bondan.

Perkelahian itu akhirnya diketahui petugas jaga setelah mendengar keributan di dalam sel. Saat dicek petugas, kondisi Y sudah mengalami sejumlah luka hingga mendapat perawatan di klinik di Lapas Karangasem. Sementara itu, AN tidak mengalami luka serius.

"Karena ada luka di kepala dan juga patah tangan kiri, yang bersangkutan kemudian langsung kami bawa ke RSUD Karangasem untuk mendapatkan penanganan yang lebih intensif," ucap Bondan.




(iws/iws)











Hide Ads