detikBali
Round Up

Teror Dini Hari di Buleleng, Pelajar Diperkosa Saat Rumah Sepi

Terpopuler Koleksi Pilihan
Round Up

Teror Dini Hari di Buleleng, Pelajar Diperkosa Saat Rumah Sepi


Tim detikBali - detikBali

Poster
Ilustrasi pemerkosaan. (Foto: Edi Wahyono)
Buleleng -

Seorang pelajar di Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, Bali, diduga menjadi korban pemerkosaan oleh orang tak dikenal saat berada seorang diri di rumahnya. Peristiwa itu terjadi pada Selasa (10/3/2026) sekitar pukul 03.00 Wita dini hari ketika rumah korban dalam kondisi sepi.

Kasi Humas Polres Buleleng Iptu Yohana Rosalin Diaz atas seizin Kapolres Buleleng saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan terkait peristiwa tersebut.

"Peristiwa ini telah dilaporkan ke Polres Buleleng dengan nomor laporan LP/B/78/III/2026/SPKT/Polres Buleleng/Polda Bali tanggal 10 kemarin. Saat ini penyidik masih melakukan penyelidikan dan identitas terlapor masih dalam lidik," ujarnya, Rabu (11/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rumah Sepi, Pelaku Diduga Bobol Pintu

Peristiwa itu terjadi saat keluarga korban sedang berada di rumah sakit sehingga rumah dalam kondisi kosong. Korban diketahui berada seorang diri di dalam rumah.

ADVERTISEMENT

Dalam situasi tersebut, pelaku diduga membobol rumah korban yang sebelumnya dalam keadaan terkunci sebelum masuk ke kamar korban.

Lampu Dimatikan, Korban Diancam

Setelah berada di dalam kamar, pelaku mematikan lampu kamar korban. Pelaku kemudian melakukan kekerasan terhadap korban serta mengancam akan membunuh korban jika berteriak.

Dalam kondisi terancam, korban tidak berani melakukan perlawanan. Setelah melakukan aksinya, pelaku kemudian meninggalkan lokasi kejadian.

Korban mengaku tidak mengenal pelaku. Dalam percakapan singkat saat kejadian, pelaku sempat menanyakan apakah korban mengenalnya.

Selain itu, pelaku disebut sempat menyampaikan bahwa ia tidak datang seorang diri, melainkan bersama dua orang lainnya saat memasuki rumah korban.

Polisi Masih Selidiki Pelaku

Polisi kini masih melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap pelaku, termasuk mengumpulkan keterangan dari korban serta menelusuri kemungkinan keberadaan pelaku.

"Penyidik masih melakukan pendalaman terhadap kasus ini dengan mengumpulkan keterangan dan bukti yang ada untuk mengungkap pelaku," jelas Iptu Yohana.




(dpw/dpw)










Hide Ads
LIVE