detikBali

2 Orang Babak Belur Dikeroyok di Karangasem, Diduga Bermotif Dendam

Terpopuler Koleksi Pilihan

2 Orang Babak Belur Dikeroyok di Karangasem, Diduga Bermotif Dendam


I Wayan Selamat Juniasa - detikBali

Ilustrasi pengeroyokan sejoli usai nobar
Foto: Ilustrasi pengeroyokan. (Dok.Detikcom)
Karangasem -

I Wayan S (50) dan I Komang SW (44) menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang di wilayah Banjar Dinas Buitan, Desa Manggis, Kecamatan Manggis, Karangasem, pada Minggu (25/1/2026) sekitar pukul 22.30 Wita. Akibatnya, mereka mengalami sejumlah luka hingga harus menjalani perawatan intensif.

"Nggih benar ada kasus pengeroyokan, kejadian Minggu malam," kata Kapolsek Manggis, Kompol Made Suadnyana," Rabu (28/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pihaknya mengatakan bahwa, malam itu sejumlah orang tiba-tiba datang ke rumah salah satu korban yang ada di Banjar Dinas Buitan, Manggis dengan membawa kayu, parang dan yang lainnya sambil memanggil nama korban. Selanjutnya sejumlah orang tersebut langsung melakukan pengeroyokan terhadap kedua korban.

Melihat ada banyak orang yang mulai tak terkendali, salah seorang warga sekitar kemudian menghubungi pihak kepolisian. Bahkan warga juga membunyikan kulkul bulus atau kentongan yang ada di Balai Banjar. Hal tersebut kemudian membuat massa membubarkan diri menuju arah Amlapura.

ADVERTISEMENT

Setelah masa bubar, dua orang korban yang saat itu mengalami sejumlah luka serius langsung dilarikan ke Klinik Penta Medika, Manggis untuk mendapatkan penanganan medis. Namun karena luka yang dialami kedua korban cukup parah selanjutnya korban dirujuk ke RS Graha Bali Medika, Klungkung untuk mendapatkan penanganan yang lebih intensif.

Setelah pihak kepolisian mendapatkan informasi dari salah satu korban yang sudah bisa diajak berkomunikasi, dikatakan jika korban mengenali salah satu pelaku pengeroyokan dan memberitahu alamatnya. Selanjutnya beberapa personel Polsek Manggis mendatangi rumah terduga pelaku untuk dibawa ke Polsek Manggis untuk diminta keterangan.

"Dari hasil interogasi, terduga pelaku mengakui melakukan penganiayaan karena sebelumnya sempat bersitegang dengan salah satu korban," ujar Suadnyana.

Motif dari pengeroyokan tersebut diduga karena balas dendam. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut serta meminta keterangan dari sejumlah saksi-saksi terkait kejadian tersebut.




(hsa/hsa)










Hide Ads