Masjid Al-Amin Weri, Larantuka, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), menyalurkan sekitar 800 kantong daging kurban ke sejumlah kecamatan di Kabupaten Flores Timur, Kamis (28/5/2026). Pagi ini, ada 10 ekor sapi dan lima ekor kambing dipotong di depan Masjid Al-Amin Weri. Jumlah itu termasuk sapi dari Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena.
Para pekerja disuguhkan jus, kopi dan beragam kue mendukung pemotongan hewan kurban. Daging kurban itu akan dibagikan kepada warga di Kecamatan Ile Mandiri, Wulanggitang, Tanjung Bunga, dan Titehena.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Haji Aruji Umar, Imam Masjid Al-Amin Weri, menjelaskan ibadah kurban selain untuk mendekatkan diri kepada Allah, juga akan merekatkan hubungan sosial dengan sesama manusia.
"Jadi semua orang bisa berkurban memberikan apa yang kita miliki kepada Allah dan juga merekatkan kekerabatan, sosial. Dalam Islam itu bukan darah dan daging sampai kepada Allah tetapi ketakwaan kita yang sampai kepada Tuhan," kata Aruji Umar saat disambangi detikBali di halaman Masjid Al-Amin Weri, Kamis pagi/
"Kalau dekat dengan Tuhan maka harus melakukan hal-hal yang baik. Hubungan dengan Allah baik hubungan sosial juga baik," tandasnya.
Untuk diketahui, di seluruh Flores Timur tercatat sekitar 178 hewan kurban disembelih, termasuk sapi kurban Presiden Prabowo di Desa Terong, Pulau Adonara, dan sapi dari Gubernur NTT di Masjid Al-Amin Weri.
(hsa/nor)










































