Proyek Makan Bergizi Gratis (MBG) disetop selama musim libur sekolah. Meski begitu, penjualan sayur di Pasar Sayur Baturiti, Tabanan, Bali, tak begitu berpengaruh dengan liburnya program MBG tersebut.
Salah satu pedagang sayur, Ni Made Erni, menuturkan penjualannya memang menurun dalam beberapa terakhir. Namun, dia menyebut penurunan penjualan sayur itu karena musim hari raya dari Galungan hingga Kuningan di Bali.
"Selama hari raya, daya beli masyarakat berkurang," ujar Erni, Selasa (30/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Erni mengakui lapak sayurnya telah menjalin kerja sama dengan sejumlah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Tabanan. Erni memasok kebutuhan sayuran untuk program MBG.
Namun, Erni menilai dampak liburnya proyek MBG terhadap penurunan harga sayuran tidak terlalu besar. Menurutnya, permintaan dari dapur penyedia makanan memang sedikit berkurang, tapi tidak signifikan.
"Biasanya ada beberapa keranjang yang diambil (oleh SPPG), sekarang memang sedikit berkurang. Namun pengaruhnya tidak terlalu besar karena faktor panen raya lebih dominan," imbuh Erni.
Erni menuturkan harga sejumlah komoditas sayuran menurun sejak beberapa waktu terakhir. Ia menyebut hal itu dipengaruhi panen raya dan cuaca. Jenis sayuran yang terdampak akibat panen berlebih ini yakni jenis sayur hijau.
Saat musim hujan, Erni berujar, produksi sayur biasanya menurun sehingga harga cenderung lebih tinggi. Sebaliknya, saat panen melimpah seperti sekarang, harga turun hingga berada di kisaran Rp 2.000 - 3.000 per kilogram.
Kemudian, komoditas lainnya seperti cabai rawit juga mengalami penurunan harga. Saat ini, cabai rawit dijual di kisaran Rp 40 ribu per kilogram, lebih rendah dibandingkan beberapa waktu sebelumnya.
Adapun jenis sayur yang mengalami penurunan harga antara lain pokcay dari Rp 9.000 per kilogram kini turun drastis menjadi sekitar Rp3.000 per kilogram. Kemudian, harga sawi putih dari Rp 8.000 per kilogram menjadi Rp 4.000 per kilogram.
Sementara itu, harga sayuran lainnya seperti kol, brokoli, buncis, dan beberapa komoditas lainnya masih relatif stabil. "Sedangkan harga wortel masih tinggi yakni Rp 270 per box atau Rp 27 ribu per kilogram dari Rp 13 ribu," jelasnya.
(iws/iws)