Zulhas Sebut Harga Bapok di Denpasar Lebih Murah dari Pasar di Jawa

Ni Made Lastri Karsiani Putri - detikBali
Rabu, 21 Sep 2022 09:31 WIB
Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan melakukan kunjungan ke Pasar Badung, Denpasar, Bali, Rabu (21/9/2022).
Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan melakukan kunjungan ke Pasar Badung, Denpasar, Bali, Rabu (21/9/2022). (Ni Made Lastri Karsiani Putri/detikBali)
Denpasar -

Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan melakukan kunjungan ke Pasar Badung, Denpasar, Rabu (21/9/2022). Setelah menemui beberapa pedagang, Zulhas menyebut harga bahan pokok (bapok) di Denpasar lebih murah dibandingkan harga yang dia jumpai di pasaran lainnya di Pulau Jawa.

"Kita bersyukur karena Pak Wali Kota tanggap dan mengerti betul harga-harga sehingga bisa mengambil langkah-langkah. Oleh karenanya harga-harga di Pasar Badung ini stabil, bahkan di bawah harga rata-rata di pasar-pasar lain yang saya datangi," kata Zulhas.

Ia mencontohkan, harga bawang merah di Pasar Badung Rp 23-25 ribu, sementara di pasaran Jawa rata-rata dijual seharga Rp 30 ribu per kilogram. Demikian pula harga cabai di Pasar Badung Rp 45 ribu, sedangkan di Jawa rata-rata dijual seharga Rp 60 ribu per kilogram.


"Kalau harga daging ayam juga stabil Rp 35 ribu per kilogram dan daging sapi harganya juga dibawah harganya Rp 105 ribu. Tapi, kambing memang agak mahal karena agak ketat dari Jawa," imbuhnya.

Sementara itu, Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menuturkan untuk saat ini indeks inflasi di Kota Denpasar berada di angka 6,4 persen. Menurutnya, berbagai upaya telah dilakukan pihaknya untuk dapat menekan tingkat inflasi tersebut.

Termasuk dengan menggelar operasi pasar hingga operasi pangan hingga akhir tahun 2022. Terkait pelaksanaan operasi pasar itu, Pemkot Denpasar memberikan subsidi sekitar Rp 2 ribu untuk bapok.

"Anggaran di kami ada Rp 2,3 miliar dalam rangka untuk mensubsidi tersebut dan di desa juga ada sekitar Rp 2,2 miliar dari dana desa. Lalu, dari Sewaka Jaya memiliki anggaran lebih dari Rp 3 miliar lebih untuk melakukan subsidi," kata Jaya Negara.



Simak Video "Mendag Sidak Pasar di Sumedang: Harga Terlalu Murah"
[Gambas:Video 20detik]
(iws/iws)