detikBali
Karangasem

Lansia Jatuh ke Jurang 45 Meter, Ditemukan Anak-anak Hendak Petik Manggis

Terpopuler Koleksi Pilihan
Karangasem

Lansia Jatuh ke Jurang 45 Meter, Ditemukan Anak-anak Hendak Petik Manggis


I Wayan Selamat Juniasa - detikBali

Tim SAR gabungan mengevakuasi jasad lansia yang terjatuh ke jurang di Sidemen, Karangasem, Minggu (18/10/2026).
Tim SAR gabungan mengevakuasi jasad lansia yang terjatuh ke jurang di Sidemen, Karangasem, Minggu (18/10/2026). (Foto: Dok. Basarnas Karangasem)
Karangasem -

Seorang lansia, I Made Rauh (70), ditemukan terjatuh ke jurang sedalam sekitar 45 meter di Banjar Dinas Dukuh, Desa Sangkan Gunung, Kecamatan Sidemen, Karangasem, Minggu (18/10/2026). Korban pertama kali ditemukan oleh anak-anak yang hendak memetik buah manggis.

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Basarnas Karangasem, I Putu Handika Bhayangkara, mengatakan pihaknya menerima laporan dari Polsek Sidemen sekitar pukul 12.15 Wita. Petugas kepolisian meminta bantuan SAR untuk mengevakuasi korban dari dasar jurang karena medan yang terjal.

"Korban terjatuh ke jurang dengan kedalaman sekitar 45 meter. Setelah menerima laporan kami langsung menyiapkan personel untuk melakukan evakuasi," kata Bhayangkara, Minggu (18/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan informasi yang diterima, korban diketahui meninggalkan rumah pada Minggu dini hari. Namun, hingga siang hari, korban tak kunjung kembali. Pihak keluarga kemudian melakukan pencarian.

ADVERTISEMENT

Saat melakukan pencarian, beberapa anak yang hendak memetik buah manggis justru menemukan korban tergeletak di dasar jurang. Lokasi penemuan korban berjarak sekitar 300 meter dari rumahnya.

Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada warga sekitar. Namun, karena kondisi medan terjal dan sulit dijangkau, tim SAR akhirnya dihubungi untuk membantu proses evakuasi. Saat ditemukan, korban diperkirakan telah meninggal dunia.

Setelah tiba di lokasi, tim SAR berkoordinasi dengan beberapa pihak terkait. Mereka kemudian memutuskan untuk mengevakuasi korban menggunakan sistem lifting atau pengangkatan dari dasar jurang. Tak lama kemudian, jenazah korban berhasil dievakuasi untuk dibawa ke rumah duka.

"Kendala yang kami hadapi saat proses evakuasi adalah kondisi jurang yang memiliki kemiringan 45 derajat dengan kedalaman 45 meter," ujar Bhayangkara.



(dpw/dpw)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads