Aksi heroik dilakukan pemandu wisata di Pantai Kelingking, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung, Bali. Pria bernama Nandro (30) itu berhasil menyelamatkan wisatawan asing yang terseret arus hingga ke tengah laut dan viral di media massa (medsos).
Peristiwa mencekam itu terjadi pada Minggu (18/10/2026) siang sekitar pukul 13.00 Wita. Saat itu, pemandu dari Jetski Lembongan Adventure ini tengah mendampingi tiga wisatawan lokal menggunakan dua jetski.
"Iya, saya sedang bawa tamu lokal tiga orang, dua jetski, dan lagi foto-fotoin tamu saya di area Kelingking. Awalnya saya lihat tamunya main di pinggir pantai sama ceweknya, foto-foto, dan video," kata pemilik akun Instagram @ando_seadoo ini saat dihubungi detikBali, Senin (19/10/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Suasana santai seketika berubah tegang saat ombak besar datang dan membuat salah satu wisman terseret ke tengah laut hingga sejauh 15 meter dari bibir pantai. Melihat kejadian tersebut dan mendengar teriakan minta tolong dari arah pantai, Nandro tanpa ragu langsung mengarahkan jetski-nya untuk melakukan penyelamatan.
"Tak lihat, langsung tak tolong. Ada juga yang teriak dari bibir pantai minta pertolongan," jelas Nandro.
Nandro mengungkapkan insiden wisatawan terseret arus di Pantai Kelingking bukan pertama kali terjadi. Bahkan dalam dua hari terakhir, ia sudah dua kali menolong wisatawan yang tenggelam di lokasi tersebut.
Meski papan imbauan larangan berenang sudah terpasang di sepanjang bibir pantai, ganasnya ombak Pantai Kelingking sering kali tak terduga dan menggulung wisatawan yang berada di tepi pantai.
Atas kejadian ini, Nandro berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klungkung dapat memberikan perhatian lebih terkait fasilitas keselamatan dan penyelamatan di kawasan wisata populer tersebut.
"Semoga kedepannya pemerintah menyediakan sarana yang lebih baik untuk rescue agar tidak ada lagi korban jiwa di area Nusa Penida dan sekitarnya," harap Nandro.
Kepala Dinas Pariwisata Klungkung sekaligus Penjabat (Pj) Sekda Klungkung I Gusti Agung Gde Putra Mahajaya menerangkan keberadaan pengawas pantai memang sangat dibutuhkan.
"Ke depan keberadaan pengawas pantai sangat diharapkan. Kami sudah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan keberadaannya," terang Mahajaya.