Dua pendaki tersesat saat mendaki Gunung Agung, Karangasem, Bali, pada Rabu (9/9/2026). Keduanya yakni Piqri Zaenal Abidin (20) dan Lorenzo Regiraldo Tawang (23).
"Benar, ada dua orang pendaki tersesat di Gunung Agung, sampai saat ini kami masih berupaya melakukan pencarian," kata Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Basarnas Karangasem I Putu Handika Bhayangkara, Rabu (9/9/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kedua pendaki tersebut diketahui mulai mendaki Gunung Agung pada Selasa (8/9/2026) melalui jalur Pura Pasar Agung. Saat perjalanan turun, keduanya diduga tersesat di kawasan hutan pada ketinggian sekitar 2.800 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Keduanya kemudian hilang kontak pada Rabu sekitar pukul 02.00 Wita. Laporan mengenai dua pendaki yang tersesat itu diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar sekitar pukul 08.25 Wita. Tim SAR gabungan kemudian dikerahkan untuk melakukan pencarian bersama pemandu lokal Gunung Agung.
Dalam proses pencarian, tim menemukan tongkat milik salah satu pendaki. Tongkat tersebut ditemukan di sekitar ketinggian 2.854 mdpl.
Temuan itu menjadi salah satu petunjuk bagi tim SAR gabungan untuk menentukan arah pencarian kedua pendaki. Namun, proses pencarian terkendala kondisi cuaca di Gunung Agung. Hujan gerimis membuat jalur menjadi licin, sementara kabut tebal membatasi jarak pandang di kawasan ketinggian.