detikBali

Serunya CFD Klungkung, Anak TK-SMP Beradu Bakat di Alun-alun Agung Jambe

Terpopuler Koleksi Pilihan

Serunya CFD Klungkung, Anak TK-SMP Beradu Bakat di Alun-alun Agung Jambe


Sui Suadnyana, Fatih Kudus Jaelani - detikBali

Penampilan siswa di panggung kreas CFD, Alun-alun Ida Dewa Agung Jambe, Klungkung, Bali, Minggu (30/8/2026). (Fatih Kudus Jaelani/detikBali)
Foto: Penampilan siswa di panggung kreas CFD, Alun-alun Ida Dewa Agung Jambe, Klungkung, Bali, Minggu (30/8/2026). (Fatih Kudus Jaelani/detikBali)
Klungkung -

Suasana Car Free Day (CFD) di seputaran Alun-alun Ida Dewa Agung Jambe, Klungkung, Bali, Minggu (30/8/2026) pagi tampak berbeda dan jauh lebih semarak. Ratusan anak-anak tampil menggemaskan memamerkan bakat mereka, mulai dari tarian tradisional hingga atraksi seni modern.

Pantauan detikBali di lokasi, masyarakat yang tengah berolahraga tampak memadati area panggung terbuka sejak pukul 06.30 Wita. Panggung terbuka dengan latar belakang pagar ukiran khas Puri Klungkung yang ikonik membuat estetika pertunjukan makin kental dengan nuansa budaya Bali.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penampilan tari kreasi menjadi pembuka dari para siswa cilik sukses menyedot perhatian warga yang melintas. Selain itu, panggung bertema cagar budaya tersebut juga diwarnai aksi energik anak-anak yang membawakan modern dance, tarik suara hingga tari K-Pop.

Gelak tawa dan tepuk tangan riuh pengunjung berulang kali pecah saat melihat kepolosan serta kelincahan para pengisi acara cilik tersebut di depan kemegahan arsitektur puri.

ADVERTISEMENT

Kegiatan panggung kreasi anak di arena CFD ini diinisiasi Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Klungkung. Program ini dirancang ruang menjadi rutinitas mingguan untuk membentuk mental dan keberanian anak-anak tampil di depan umum.

Kepala Disdikpora Klungkung, I Ketut Sujana, menjelaskan panggung kreasi di area alun-alun ini diisi oleh jajaran sekolah secara bergantian setiap pekan. Melalui panggung ini, setiap minggu anak-anak diberikan kesempatan untuk menampilkan kebolehan dan bakat terbaik mereka.

"Tujuan utamanya adalah melatih mental dan keberanian anak-anak sejak dini agar terbiasa tampil di depan khalayak ramai. Panggung kreasi mingguan ini sekaligus menjadi ajang persiapan dan pemanasan mental bagi anak-anak sebelum nantinya tampil di panggung perlombaan maupun kompetisi yang lebih besar," ujar Sujana ditemui di lokasi.

Penampil di panggung kreasi ini akan digilir secara bergantian setiap hari pekan, mulai dari jenjang taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah pertama (SMP) di Klungkung.

Khusus edisi Minggu pagi ini, panggung CFD dimeriahkan oleh kolaborasi apik dari tiga sekolah, yakni siswa-siswi dari TK Kamasan, SDN 1 Kamasan, dan SDN 3 Tegak. Mereka tampil percaya diri membawakan ragam seni tari hingga pertunjukan kreatif yang memukau para penonton.

Salah satu pengunjung Nyoman Edo (30) mengaku sangat terhibur dengan adanya panggung kreasi anak-anak di area ruang publik ini.

"Biasanya ke sini cuma lari pagi atau jalan santai. Pagi ini seru sekali karena ada acara anak-anak di depan panggung puri," ungkap Edo.

Acara berakhir sekitar pukul 08.00 Wita. Saat itu, Alun-alun Ida Dewa Agung Jambe masih dipadati warga yang berswafoto bersama para penari cilik dengan latar Puri Klungkung maupun menikmati kuliner usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal di sekitar lokasi.



(iws/iws)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan










Hide Ads