detikBali

Wamenkes Puji Penanganan Stunting hingga Inovasi Damakesmas Denpasar

Terpopuler Koleksi Pilihan

Wamenkes Puji Penanganan Stunting hingga Inovasi Damakesmas Denpasar


Ahmad Firizqi Irwan - detikBali

WamenkesBenjamin Paulus Octavianus didampingi Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara saat meninjau Pustu Dauh Puri, Puskesmas II Denpasar Barat, Bali, Jumat (28/8/2026). (Foto:Firizqi Irwan/detikBali)
Wamenkes Benjamin Paulus Octavianus didampingi Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara saat meninjau Pustu Dauh Puri, Puskesmas II Denpasar Barat, Bali, Jumat (28/8/2026). (Foto:Firizqi Irwan/detikBali)
Denpasar -

Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Benjamin Paulus Octavianus memuji penanganan stunting pada anak di Pulau Dewata. Paulus menyebut angka stunting di Bali berada di bawah 10 persen, lebih rendah dibandingkan daerah lainnya.

"Angka stunting terendah di Indonesia ada di Bali, di bawah 10 persen, 8,2 persen. Sedangkan di Indonesia, masih mencapai 19,8 persen," ungkap Paulus saat mengunjungi Puskesmas Pembantu (Pustu) Dauh Puri, Puskesmas II Denpasar Barat, Jumat (28/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Secara khusus, Paulus menyebut tingkat stunting di Denpasar yang hanya sekitar 2,8 persen. Ia mendorong daerah lain agar dapat belajar mengenai penanganan stunting yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar .

"Di Kota Denpasar, (angka stunting) 2,8 persen, jauh sekali. Jadi itu sudah seperti negara maju saja," imbuhnya.

ADVERTISEMENT

Dalam kesempatan tersebut, Yohanes juga meninjau langsung pelayanan kesehatan masyarakat di Pustu Dauh Puri, Puskesmas II Denpasar Barat. Menurutnya, pelayanan Pustu Dauh Puri bisa menjadi salah satu percontohan bagi puskesmas lainnya di Indonesia.

Yohanes mencontohkan program inovasi Damakesmas Pemkot Denpasar. Ia menilai program pelayanan pra rumah sakit dan rujukan dengan sistem jemput bola itu sebagai sebuah terobosan.

"Kota Denpasar mempunyai layanan yang saya kira terobosan, itu sudah berlangsung selama tujuh tahun lebih, (yaitu) Damakesmas," ujar Paulus yang turut didampingi oleh Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara.

Pelayanan Damakesmas Denpasar dapat diakses 24 jam oleh masyarakat Kota Denpasar. Program ini membantu warga untuk penanganan kesehatan maupun pelayanan gawat darurat seperti pengantaran pasien sakit, mengevakuasi korban kecelakaan, dan lainnya.

Paulus juga memuji pelayanan kesehatan dan fasilitas di Pustu Dauh Puri. Diketahui, Pustu Dauh Puri dilengkapi dengan poli gigi, poli ibu dan anak, hingga administrasi pasien yang berkunjung.



(iws/iws)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan










Hide Ads