Ribuan penonton antusias menyaksikan parade menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Dusun Wanasari, Desa Dauh Puri Kaja, Kecamatan Denpasar Utara, Denpasar, Bali. Dusun yang akrab disebut Kampung Jawa itu merupakan salah satu perkampungan muslim di Denpasar.
"Ini kami rutin laksanakan dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Jumlah peserta ada kita libatkan, termasuk yang mengikuti parade festival dan penonton ada ribuan," ungkap Ketua Panitia Abdul Hakim saat ditemui detikBali di lokasi, Minggu (23/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Parade menampilkan berbagai berbagai bentuk miniatur masjid berhias telur yang diarak mengitari area Masjid Raya Baiturrahmah di Dusun Wanasari. Tak hanya itu, parade juga dimeriahkan dengan kesenian Rudat khas muslim di Bali, hadroh, hingga cosplay.
Abdul Hakim menuturkan festival hias telur dalam peringatan Maulid Nabi tahun ini dikemas dengan perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia. Menurutnya, miniatur masjid yang ditampilkan saat parade tersebut dilombakan dan dinilai oleh juri.
Peringatan Maulid Nabi di Kampung Jawa tersebut juga dirangkai dengan jalan sehat, pembagian doorprize, hingga tabligh akbar dari Ki Haji Fahmi Amrullah Hadziq, pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng.
"Di akhir acara peringatan Maulid Nabi, ada tabligh akbar selepas ibadah Maghrib/Isya yang diisi Ki Haji Fahmi Amrullah Hadziq, cucu dari Ki Haji Hasyim Asy'ari," imbuh Abdul Hakim.
Kegiatan tersebut melibatkan sembilan rukun tetangga (RT) di Dusun Wanasari. Menurut Abdul Hakim, festival peringatan Maulid Nabi ini juga menjadi ajang silaturahmi antarwarga maupun lintas agama di Denpasar.