Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan kunjungan kerja (kunker) ke kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin (31/8/2026) malam. Kehadiran tim dari lembaga antirasuah itu sempat heboh karena berlangsung pada malam hari.
Pantauan detikBali di sosial media Facebook, sejumlah warga mempertanyakan maksud dan tujuan tim KPK turun ke Kota Bima. Menanggapi hal itu, Pemkot Bima membenarkan kedatangan tim KPK. Agendanya terkait pembinaan dan pencegahan korupsi di lingkungan Pemkot Bima.
"Iya benar. Tapi agenda pembinaan dan evaluasi pelaksanaan pencegahan korupsi di Kota Bima," ungkap Juru Bicara Pemkot Bima, Muhammad Hasyim, dikonfirmasi detikBali, Senin malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, Hasyim sejauh ini belum bisa menjelaskan terperinci agenda KPK tersebut. Namun berdasarkan surat tugas yang disampaikan Inspektorat, Tim KPK hadir bersama Itjen Kemendagri, BPK RI, dan BPKP NTB dalam rangka evaluasi indeks pencegahan korupsi.
"Untuk lebih berkenan langsung konfirmasi ke Sekretaris Daerah (Sekda), selaku Person In Charge (PIC) kehadiran Tim tersebut," terang Hasyim.
Informasi yang dihimpun detikBali di lokasi, tim KPK melakukan pembinaan berlangsung di Aula Utama Kantor Pemkot Bima. Selain pejabat teras Pemkot Bima, pembinaan itu dihadiri juga oleh pimpinan dan sejumlah anggota DPRD Kota Bima.