detikBali

Diduga Ulah ODGJ Merokok, Rumah Warga Klungkung Hangus Terbakar

Terpopuler Koleksi Pilihan

Diduga Ulah ODGJ Merokok, Rumah Warga Klungkung Hangus Terbakar


Fatih Kudus Jaelani - detikBali

Petugas memadamkan api yang membakar rumah warga di Desa Negari, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, Bali, Senin (31/8/2026) sore.
Foto: Petugas memadamkan api yang membakar rumah warga di Desa Negari, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, Bali, Senin (31/8/2026) sore. (Dok. Damkarmat Klungkung)
Klungkung -

Sebuah rumah milik warga di Banjar Sari Merta, Desa Negari, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, Bali, terbakar pada Senin (31/8/2026) sore. Musibah tersebut diduga dipicu oleh aktivitas merokok dari salah satu anggota keluarga yang berstatus orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Kasi Damkarmat Satpol PP dan Damkar Klungkung, I Gde Erwan Supriantana, membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya langsung menerjunkan personel begitu menerima laporan dari kepala desa setempat.

"Laporan kami terima pukul 16.30 Wita dari Perbekel Negari. Tim armada langsung bergerak dan tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 16.55 Wita untuk melakukan penanganan," kata Gde Erwan kepada detikBali.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Erwan menjelaskan berdasarkan informasi di lapangan, rumah tersebut dihuni oleh lansia dan seorang anggota keluarga yang merupakan ODGJ. Pada pagi hari sebelum insiden, penghuni ODGJ tersebut sempat meminta dibelikan rokok.

ADVERTISEMENT

Sekitar pukul 16.15 Wita, yang bersangkutan terlihat duduk di depan kamar. Tak lama kemudian, ia berlari ke luar rumah saat api mendadak sudah membesar dari dalam bangunan bale daje.

Warga sekitar yang melihat kobaran api sempat berupaya memadamkan si jago merah dengan alat seadanya. Namun, api dengan cepat membesar hingga pemilik rumah, I Gusti Ngurah Arta (40), bersama pihak desa memutuskan melapor ke pemadam kebakaran.

Untuk memadamkan api, Damkar Klungkung menerjunkan Regu 1 Siaga bersama 3 unit armada, yakni unit gajah besar kapasitas 6.000 liter, unit tenos kapasitas 4.000 liter, serta mobil komando.

"Api berhasil dipadamkan dan proses pendinginan selesai pada pukul 17.55 Wita. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, sedangkan untuk nilai kerugian material masih dalam pendataan," pungkas Erwan.



(hsa/hsa)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads