Banyak yang berharap bisa berumur panjang dan tetap sehat sampai tua. Dokter memberikan saran agar memenuhi nutrisi yang baik dan diimbangi dengan berolahraga.
"Begitu kita rutin olahraga, akhirnya ya berat badan lebih stabil. Nggak gampang untuk naik turun," kata dokter spesialis gizi klinik, Diana Felicia Suganda, Jumat (29/5/2026) dilansir dari detikHealth.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kemudian, kalau olahraga biasanya ada hormon yang dihasilkan, hormon happy. Makanya biasanya pas olahraga happy kan?" kata Diana.
Saat olahraga, tutur Diana, tubuh melepaskan serotonin dan dopamin, hormon-hormon yang dikenal sebagai hormon bahagia. Hal itu membuat olahraga tak hanya baik untuk kesehatan fisik, tetapi juga mental karena bersifat stress relieving.
"Orang Indonesia pasti stresnya banyak, release stress-nya gimana? Ya olahraga dong. Itu stress-nya lebih released," lanjut Diana.
Tidak kalah penting, asupan nutrisi juga perlu dipenuhi. Terkait aktivitas fisik, maka tubuh juga membutuhkan protein sebagai building block untuk membangun dan memelihara sel-sel tubuh sehingga bisa mendukung longevity.
"Longevity itu kamu umur panjang, tetapi kamu sehat. Jadi bukan cuma umur panjang, tetapi risiko penyakit banyak," terang Diana.
Artikel ini telah tayang di detikHealth. Baca selengkapnya di sini!
(hsa/hsa)










































