detikBali

AS Bombardir Kapal Tanker Iran di Selat Hormuz

Terpopuler Koleksi Pilihan

AS Bombardir Kapal Tanker Iran di Selat Hormuz


Novi Christiastuti - detikBali

This US Navy handout photo released by US Central Command public affairs shows F/A-18 Super Hornet aircraft on the deck of the worlds largest aircraft carrier, USS Gerald R. Ford (CVN 78), as it transits the Suez Canal on March 5, 2026. The United States and Israel launched a wave of strikes against targets in Iran on February 28, sparking swift retaliation by the Islamic republic which responded with missile attacks across the region. (Photo by US NAVY / AFP) / RESTRICTED TO EDITORIAL USE - MANDATORY CREDIT AFP PHOTO /  US NAVY and US CENTRAL COMMAND / HANDOUT - HANDOUT - NO MARKETING NO ADVERTISING CAMPAIGNS - DISTRIBUTED AS A SERVICE TO CLIENTS
Jet tempur F/A-18 Super Hornet milik AS lepas landas dari kapal induk USS Gerald R. Ford dalam foto pada 5 Maret lalu. (Foto: AFP PHOTO/US NAVY and US CENTRAL COMMAND/HANDOUT)
Denpasar -

Ketegangan di Selat Hormuz kembali memanas. Militer Amerika Serikat (AS) mengerahkan jet tempur untuk melumpuhkan dua kapal tanker berbendera Iran yang dituduh mencoba menembus blokade laut Washington terhadap pelabuhan-pelabuhan Teheran.

Dilansir dari detikNews, Sabtu (9/5/2026), jet tempur F/A-18 Super Hornet milik Angkatan Laut AS menembaki kapal M/T Sea Star III dan M/T Sevda pada Jumat (8/5) waktu setempat.

Komando Pusat AS (CENTCOM), yang mengawasi operasi militer AS di Timur Tengah, menyebut kedua kapal dilumpuhkan dengan "menembakkan amunisi presisi ke cerobong asap mereka, mencegah kapal-kapal yang tidak patuh tersebut memasuki Iran".

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

CENTCOM juga merilis rekaman video yang memperlihatkan momen serangan terhadap kedua kapal tanker tersebut.

ADVERTISEMENT

Dengan insiden terbaru ini, AS tercatat telah menghentikan secara paksa empat kapal yang disebut berupaya melanggar blokade laut di sekitar Selat Hormuz sejak kebijakan itu diberlakukan pada 13 April lalu.

AS Sudah Empat Kali Hentikan Kapal Iran

Sebelumnya, pada Rabu (6/5) waktu setempat, jet tempur F/A-18 milik AS juga melumpuhkan kapal berbendera Iran lainnya, M/T Hasna.

Kapal tersebut dihentikan dengan tembakan peluru meriam 20 mm yang diarahkan ke bagian kemudi kapal.

Insiden lain terjadi pada 19 April lalu yang melibatkan kapal berbendera Iran, M/V Touska. Kapal itu dituduh melanggar blokade dan mengabaikan peringatan dari kapal perusak militer AS.

Saat itu, kapal perang AS memerintahkan awak kapal mengevakuasi ruang mesin sebelum bagian tersebut dihantam beberapa kali menggunakan senjata 5 inci hingga kapal lumpuh.

Iran Tutup Selat Hormuz

Iran secara efektif menutup jalur perairan strategis Selat Hormuz, yang menjadi jalur utama pengiriman minyak dan gas dunia, setelah AS dan Israel melancarkan serangan skala besar pada 28 Februari lalu.

Washington kemudian merespons dengan memberlakukan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Teheran untuk menekan Iran agar membuka kembali Selat Hormuz.




(dpw/dpw)










Hide Ads