detikBali

Diawali Ledakan, Warung Sembako-Dapur di Karangasem Terbakar

Terpopuler Koleksi Pilihan

Diawali Ledakan, Warung Sembako-Dapur di Karangasem Terbakar


Sui Suadnyana, Selamat Juniasa - detikBali

Petugas Damkartan Karangasem melakukan pemadaman kebakaran warung dan dapur di Desa Sebudi, Kecamatan Selat, Karangasem, Senin (4/5/2026). (Dok. Damkartan Karangasem)
Foto: Petugas Damkartan Karangasem melakukan pemadaman kebakaran warung dan dapur di Desa Sebudi, Kecamatan Selat, Karangasem, Senin (4/5/2026). (Dok. Damkartan Karangasem)
Karangasem -

Satu bangunan berupa warung sembako beserta dapur berukuran 11x4 meter milik I Komang Darmika (49) di Desa Sebudi, Kecamatan Selat, Karangasem, hangus terbakar, Senin (4/5/2026) dini hari. Akibat kejadian tersebut, kerugiannya diperkirakan mencapai Rp 100 juta.

Kepala Bidang (Kabid) Pemadaman dan Penyelamatan (Damkartan) Karangasem, I Made Suartika, mengatakan peristiwa kebakaran pertama kali diketahui oleh pemiliknya yang terbangun karena mendengar adanya suara ledakan cukup keras dari luar rumahnya.

"Pemiliknya mengaku sempat mendengar suara ledakan sebanyak tiga kali dari luar sebelum mengetahui warung dan dapurnya terbakar," jelas Suartika, Senin (4/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah mendengar ledakan untuk yang ketiga kalinya, ia kemudian terbangun untuk melakukan pengecekan. Ternyata, api sudah berkobar cukup besar membakar bangunan dapur dan juga warung miliknya.

ADVERTISEMENT

Melihat kondisi tersebut, ia kemudian membangunkan anggota keluarga lain serta meminta bantuan kepada warga sekitar untuk membantu melakukan pemadaman secara manual. Di tengah kepanikan, seorang warga kemudian menghubungi Pemadam Kebakaran.

Tak lama berselang, empat armada Damkartan Karangasem dengan 13 personel tiba di lokasi kejadian untuk melakukan pemadaman. Api baru bisa dipadamkan setelah petugas menghabiskan 8 ribu liter air.

Meski api berhasil dipadamkan, seluruh barang dagangan di dalam warung dan barang-barang di dalam dapur hangus terbakar. Penyebab kebakaran masih dilakukan penyelidikan oleh pihak kepolisian.

"Untuk penyebab kebakaran belum bisa dipastikan, namun kerugiannya diperkirakan mencapai Rp 100 juta," ujar Suartika.




(iws/iws)










Hide Ads
LIVE