Cherrywise, band pendatang baru asal Bali, resmi memperkenalkan diri ke skena musik Indonesia melalui single perdana bertajuk Wishing Well yang akan hadir di seluruh platform digital pada 30 April 2025. Langkah ini sekaligus menandai awal perjalanan bermusik mereka yang lebih panjang.
Single Wishing Well lahir dari kegelisahan pribadi sang penulis lagu tentang kebingungan dalam menentukan arah hidup. Di tengah berbagai sisi pelik yang dihadapi, lagu ini menegaskan bahwa hidup tetap harus berjalan dan harapan sekecil apa pun perlu terus dijaga.
"Lagu ini kutulis dari situasi yang sering kujumpai ketika harus berdebat dengan diri sendiri dan memaksa tetap tenang agar rasa yakin itu muncul. Wishing Well adalah metafora dari harapan kecil yang mungkin saja terjadi meski kita tidak pernah tahu kapan waktunya," ujar Chandra, drummer Cherrywise sekaligus penulis lagu Wishing Well, Kamis (30/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikemas dengan energi yang intens serta lirik repetitif yang kuat, lagu Wishing Well diharapkan menjadi anthem bagi siapa pun yang terus mencari tempat untuk menaruh harapan, bahkan ketika secara realistis hal itu terasa mustahil.
Secara musikal, Wishing Well digarap oleh Chandra bersama Crespo, dengan pengembangan lirik bersama Atisha. Seluruh proses produksi dilakukan secara mandiri dengan semangat Do It Yourself, sementara tahap mixing dan mastering dipercayakan kepada Elmo Ramadhan.
Single ini menjadi pembuka dari EP bertajuk Between Doubts yang direncanakan rilis secara bertahap mulai April ini. EP tersebut merangkum perjalanan emosional di antara perasaan dan logika, dari keraguan, kerinduan, dan ambisi hingga penerimaan yang datang perlahan.
Band beranggotakan empat personel ini hadir dengan identitas suara yang khas dengan memadukan melodi ritmis indie pop ala Beabadoobee dan Sobs dengan energi raw alt-indie, seperti Wishy dan Momma. Kombinasi tersebut melahirkan eksplorasi bunyi yang unik, dirancang untuk membawa pendengar menjelajahi berbagai warna emosi dalam setiap lagunya.
Keempat anggota Cherrywise bukan nama baru di skena lokal Bali. Chandra (drum) sebelumnya dikenal lewat proyek alt-pop Astera, sementara Arwin (bass) merupakan pendiri Sloji, sebuah ruang yang aktif menghidupi ekosistem kreatif lokal. Atisha (vokal) bergerak di antara skena dance dan fashion, sekaligus dikenal sebagai bagian dari brand See You Soon. Crespo (gitar) yang dikenal dengan pendekatannya yang tenang dan terukur, sebelumnya membangun proyek midwest emo bernama Napptunee.
Dipertemukan oleh semangat yang sama, keempatnya sepakat membentuk Cherrywise pada September 2025 dengan ambisi menghadirkan warna baru yang segar, tidak hanya di Bali, tetapi juga di kancah musik Indonesia yang lebih luas.
(dpw/dpw)










































