Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalur Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di Banjar Soka Kaja, Desa Antap, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan, Rabu (25/2/2026). Insiden tersebut melibatkan dua kendaraan truk dan mengakibatkan satu orang tewas tergencet.
Kasi Humas Polres Tabanan, AKP I Gusti Made Berata, mengatakan truk tronton bernomor polisi B 9611 WV dikemudikan Prastya Rahmadana Nasution (29), warga Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Truk awalnya melaju dari arah selatan (Gilimanuk) menuju utara (Denpasar).
Setibanya di selatan lokasi kejadian, pengemudi truk tronton berupaya mendahului kendaraan di depannya. Pada waktu bersamaan, dari arah berlawanan melaju sebuah minibus yang belum diketahui identitasnya dan melakukan pengereman mendadak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di belakang minibus tersebut, melaju truk colt bernomor polisi DK 8869 DD yang dikemudikan Martinus Lelu Dappa (40) dari Sumba Barat Daya, dengan dua penumpang, yakni Arnando Bani (23) dari Timor Tengah Utara dan Arianto Bulu Lero (22) dari Sumba Barat Daya. Untuk menghindari tabrakan, sopir truk colt membanting setir ke kanan.
"Karena jarak begitu dekat sehingga terjadi tabrakan di barat as jalan antara bagian depan kanan truk tronton dengan bagian depan kiri truk colt," jelasnya.
Akibatnya, tubuh Arianto tergencet dan meninggal di TKP. Sementara sopir Martinus Lelu kondisinya dalam keadaan sadar, mengalami luka lecet pada pipi kiri dan kepala kiri, serta luka robek pada kaki kiri di bawah lutut.
Sedangkan penumpang lainnya, Arnando Bani, dalam keadaan sadar mengalami luka lecet siku tangan kiri, kepala kiri lecet dan kaki kanan kram. Keduanya dirawat di Puskesmas Selemadeg.
"Untuk jenazah korban dibawa ke RS Singasana," ujar Berata.